Sandiaga Ngaku Tak Ada Persiapan Khusus Jelang Pengambilan Nomor Urut

JAKARTA – Hari ini Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan menyelenggara pengambilan nomor urut bagi capres dan cawapres yang sudah ditetapkan melalui rapat pleno.

Calon wakil presiden Sandiaga Uno, mengaku tak ada persiapan khusus jelang pengambilan pengundian nomor urut. Ia mengaku tetap beraktifitas seperti biasanya.

BERITA TERKAIT +

AHY Antar Prabowo-Sandiaga Daftar ke KPU  

“Hari ini saya tetap beraktifitas seperti biasa dan nanti janjian Salat Maghrib bareng di Kertanegara,” ujar Sandi di kawasan Bulungan, Jakarta Selatan, Jumat (21/9/2018).

Mantan Wagub DKI Jakarta itu hanya berharap proses pengambilan nomor urut paslon dapat berjalan lancar. Sehingga ke depannya langkah ia bersama Prabowo sebagai capres dan cawapres dapat berjalan lancar guna memenangkan kontestasi ajang pemilihan kepala negara tersebut.

“Kami berharap ke depannya juga langkahnya lancar,” ungkap Sandi.

Sebelumnya diberitakan Okezone, pasangan Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno diperkirakan akan berangkat dari Posko Cokroaminoto, Menteng, Jakarta Pusat pukul 19.00 WIB menuju Komisi Pemilihan Umun (KPU) untuk mengambil nomor urut.

(fid)

Pesimisme Rossi Jelang MotoGP Aragon

JakartaValentino Rossi masih dihinggapi pesimisme jelang MotoGP Aragon. Menurut Rossi, belum ada perubahan signifikan dari masalah Yamaha.

Yamaha di ambang rekor puasa kemenangan terpanjang di kelas premier. Saat ini, Yamaha sudah melewati 22 balapan tanpa sekalipun kemenangan setelah Rossi jadi juara di MotoGP Belanda tahun lalu.

Meski performa Yamaha sedang buruk, Maverick Vinales mengklaim timnya telah membuat kemajuan terkait masalah elektronik yang selama ini jadi ganjalan lewat tes privat di Aragon para akhir Agustus. Vinales pun optimistis dengan kans Yamaha di MotoGP Aragon akhir pekan ini.

“Kami sangat fokus dalam mencoba mengatur elektronik untuk gaya membalap saya dan itu sangat membantu karena saya bisa membalap dengan gaya saya sendiri, saya bisa melakukan waktu putaran. Itulah satu-satunya perubahan yang kami lakukan,” ujar Vinales seperti dilansir Autosport.

“Tapi tetap saja masih banyak pekerjaan rumah, balapan tidak menunjukkan potensi kami. Di sini kami harap bisa menunjukkan apa yang bisa kami lakukan.”


Kalau Vinales optimistis, tak demikian dengan Rossi. Rider asal Italia itu menilai belum ada perubahan besar dari Yamaha. Oleh karena itu, Rossi tak mau muluk-muluk menatap balapan di MotoGP Aragon.

“Bagi saya, Yamaha bekerja, sesuatu bergerak, sesuatu dimodifikasi, kami punya hal berbeda yang sedikit lebih baik. Namun sayangnya menurut saya itu bukan langkah besar. Saya harap saya salah dan Maverick benar,” kata Rossi soal komentar Vinales.

“Biasanya (Aragon) adalah trek yang sangat licin, jadi cengkeramannya tak fantastis dan biasanya ini berarti kami bersama Yamaha sedikit menderita,” lanjutnya.

“Juga tekanan besar untuk ban belakang, banyak tikungan panjang, dan dari sudut pandang ini kami juga menderita,” ucap Rossi.

Rossi saat ini menempati peringkat tiga klasemen pebalap dengan 151 poin. Ia tertinggal 70 poin dari Marc Marquez yang ada di puncak.

(nds/mrp)
Cara DAFTAR POKER Domino Qiu Qiu Capsa Susun Online Indonesia di Situs Agen Judi Terpercaya Assosiasi Resmi Dewapoker IDN Bank BCA, BNI, BRI dan Mandiri.

Pengamat: Jangan Perlakukan Istimewa Napi Korupsi

Jakarta: Sistem penegakan hukum di Indonesia belum mampu memberikan efek jera kepada para pelaku korupsi. Walaupun sudah divonis penjara, sebagian besar narapidana korupsi bahkan masih mampu membeli fasilitas di dalam lembaga pemasyarakatan (lapas).

Direktur Eksekutif Study Club For War Againts Corruption, Rich Ilman Bimantika, melihat aparat penegak hukum, baik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) maupun Kementerian Hukum dan HAM, belum tegas memberikan efek jera terhadap narapidana korupsi. Sebagai bukti, masih ada perlakuan istimewa terhadap narapidana kasus korupsi KTP berbasis elektronik (KTP-el) Setya Novanto.

“Apa yang terjadi di Lapas Sukamiskin sudah menjadi potret buram dan membuktikan hukum belum bisa berdiri tegak,” kata dia, melalui keterangan tertulis, Kamis, 20 September 2018.

Ilman mendesak penegak hukum menerapkan pasal tindak pidana pencucian uang (TPPU) kepada tersangka korupsi. Tujuannya, kata dia, agar negara bisa menyita seluruh aset yang dimiliki narapidana korupsi.

“Beberapa kasus, penyitaan terhadap hasil tindak pidana korupsi itu lambat. Ada yang satu tahun sesudah berjalan masa hukuman, baru bisa diambil. Padahal, aset narapidana harus bisa segera diambil untuk mencegah masalah-masalah selanjutnya,” papar dia.

Menurutnya, upaya penyitaan aset koruptor akan membuat para narapidana kasus korupsi jera. Termasuk dalam upaya untuk membeli berbagai fasilitas di dalam lapas. 

Namun demikian, ia mengakui masih banyak hambatan yang ditemui penegak hukum ketika menerapkan pasal TPPU. Selain pembuktian yang sulit, aset narapidana yang diambil negara juga terkesan sangat lambat.

Ia mencontohkan bagaimana seorang narapidana kasus korupsi masih dapat membeli fasilitas yang ada di dalam Lapas. Dalam inspeksi mendadak Ombudsman, mantan Ketua DPR Setya Novanto masih menghuni sel mewah.

“Mencopot kalapas ternyata tidak berdampak signifikan, apalagi terus membeludaknya narapidana korupsi,” ucapnya.

Pengamat politik Karyono Wibowo mengatakan ada banyak penyebab masih maraknya kasus korupsi di kalangan pejabat negara. Di antaranya adalah faktor moral, tingginya biaya politik, dan kebiasaan atau budaya masyarakat.

“Kalau hanya mengandalkan sistem penindakan, ujungnya malah korupsi lagi. Yang menjadi hulunya adalah masalah moral para penyelenggara negara,” kata Karyono.

Menurutnya, biaya politik tinggi berkorelasi dengan tingginya angka korupsi di Indonesia. Banyak pejabat negara, terutama yang berlatar belakang tokoh politik, terjerat kasus korupsi.

“Calon kepala daerah dan calon anggota legislatif butuh biaya politik untuk lolos. Bahkan, untuk menjadi ketua umum partai juga menghabiskan banyak biaya politik,” ucapnya.

(UWA)

3 Atlet Panjat Tebing Peraih Emas Asian Games Ikuti Turnamen di China

JawaPos.com – Sebanyak tiga atlet nasional panjat tebing Indonesia diundang mengikuti turnamen internasional elit panjat tebing di Anshun, Guizhaou, Tiongkok, pada 21-22 September 2018. Ketiganya merupakan peraih medali Asian Games 2018 lalu.

Mereka adalah Aries Susanti Rahayu, Puji Lestari dan Aspar Jailolo. Ketiganya diundang IFSC (International Federation of Sport Climbing) karena dianggap telah masuk jajaran atlet elit panjat tebing dunia. Di Guizhaou, ketiga atlet utama ini akan mengikuti nomor andalan mereka yaitu speed putera dan puteri.

Sapto Harjono dari Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) mengatakan, keikutsertaan ktiganya sebagai bagian persiapan menuju Olimpiade Tokyo 2020 mendatang.

“Kalau dilihat dari persiapan, pastinya sangat kurang. Para atlet kita ini baru saja istirahat full selama dua pekan usai Asian Games. Ini juga baru persiapan selama tiga hari. Ini pun persiapan di Yogya dilakukan atas inisiatif dari tiga atlet kita ini,” kata Sapto.

Atlet putera, Aspar Jailolo mengatakan, kemenangannya di banyak arena termasuk di Asian Games lalu telah mendongkrak popularitas olahraga panjat tebing.

Saat ini, anak-anak di kampung mengenalnya sebagai atlet panjat tebing karena muncul di media. “Orang-orang tua mereka pun memilihkan panjat tebing sebagai aktivitas di luar ruang buat anak-anaknya,” kata Aspar.

Sementara baik Aries atau Puji menganggap dukungan sponsor memang menggairahkan olahraga panjat tebing. Mereka berharap sponsor memberi dukungan bukan hanya saat Asian Gamesm tetapi juga pada rangkaian kegiatan terutama yang menuju ke Olimpiade Tokyo 2020 mendatang.

Dalam pelepasan tim panjat tebing Indonesia ke Guizhaou tersebut, pihak FPTI juga menyerahkan penghargaan kepada dua sponsor yaitu PT Pegadaian Persero dan Noore yang merupakan produsen perlengkapan olahraga bernuansa muslim.

Selama Asian Games lalu ada 5 perusahaan lain yang mendukung FPTI yaitu Bank Syariah Mandiri, Bank BNI, Bank BTN, Eiger dan PT Sarana Multi Infrastruktur.

Ketua Umum FPTI Faisol Riza mengatakan, pihaknya ingin mengembalikan tradisi swasta ikut mendukung kemajuan olahraga di tanah air. Di negara maju olahraga telah menjadi industri yang menggerakkan ekonomi dan menggalang partisipasi publik secara luas.

“Dari sana akan lahir bibit unggul yang dapoat menjamin keberlangsungan prestasi,” kata dia melalui siaran pers tertulisnya.

Tim atlet nasional panjang tebing bertolak ke China, Rabu (19/9) dini hari. Sapto Harjono berharap para atket tampil maksimal dengan persiapan yang minim. “Para atlet akan fokus pada nomor speed, tetapi juga menjajaki lawan-lawan yang tampaknya akan menjadi potemsi lawan hingga Olimpiade 2020 mendatang,” kata Sapto.

(yuz/JPC)

Hasil Penelitian Sebut Orang yang Susah Move On Sembuh Lebih Cepat, Lho Kok?

MENGAKHIRI jalinan kasih dengan seseorang yang dicintai memang bukan peristiwa yang menyenangkan. Terlebih bila hubungan sudah berlangsung cukup lama. Maka tak heran bila beberapa orang masih sulit melupakan sang mantan dan membuka hati untuk orang lain.

Nasihat yang kerap muncul agar seseorang cepat move on adalah mengalihkan perhatian dari rasa sakit atau hal-hal yang mengingatkan dengan mantan kekasih. Namun sebuah penelitian menyatakan hal sebaliknya.

BERITA TERKAIT +

Mengingat dan mendalami perasaan yang timbul karena putus cinta memiliki efek penyembuhan serta meningkatkan kesejahteraan lebih cepat.

Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Social Psychological and Personality Science itu menyatakan berulang kali berbicara dan merefleksikan perasaan yang terkait dengan putus cinta dapat menumbuhkan kekuatan dalam diri.

Baca Juga: Sempat Eksis 100 Tahun yang Lalu, 8 Perempuan Ini Kecantikannya Tidak Bisa Ditandingi!

Hasil ini didapatkan setelah peneliti menganalisis efek putus asa setelah hubungan berakhir terhadap 210 orang yang baru berpisah dengan pasangannya.

Para peserta penelitian diminta mengisi kuesioner mendalam, pengukuran psikofisiologis, dan wawancara secara langsung atau melalui satu kuesioner sederhana. Semuanya dibutuhkan untuk melihat secara khusus mengenai reorganisasi konsep diri yaitu proses melihat diri sendiri setelah hubungan berakhir dan berpisah dari mantan.

Para peneliti terkejut saat menemukan kelompok peserta yang dipaksa untuk memikirkan dan mendiskusikan perpisahannya dapat bangkit lebih cepat dibandingkan dengan kelompok peserta yang berusaha tidak memikirkannya lagi. Pemikiran dan diskusi tentang kandasnya hubungan ternyata secara psikologis dapat membuat seseorang melepaskan diri dari mantan pasangannya.

“Proses itu terjadi secara psikologis, dengan memikirkan hubungan yang berakhir dan mantan pasangan dapat mengingatkan rasa sakit. Penelitian kami memberikan bukti tambahan adanya perbaikan konsep diri dapat berdampak pada peningkatan kesejahteraan,” ucap penulis utama penelitian, Dr Grace Larson seperti yang dikutip Okezone dari Independent.

Baca Juga: Waspada, Sering Makan Terlalu Malam Bisa Tingkatkan Risiko Kanker

Meskipun para peneliti tidak yakin alasan di balik metode mengingat dapat membantu menyembuhkan luka, mereka berhipotesis hal itu harus dilakukan dengan menciptakan pandangan baru dan melihat perpisahan sebagai bagian dari perspektif yang berjarak.

“Itu mungkin hanya efek berulang-ulang yang merefleksikan pengalaman seseorang dan menciptakan pandangan merupakan bagian dari kepulihannya,” tambah Dr Grace.

Selain mengingat rasa sakit, cara yang memiliki dampak sama adalah menulis jurnal tentang peristiwa yang terjadi. Para peneliti menyarankan agar jurnal ditulis setiap minggu.

(mrt)

Bupati Nonaktif Hulu Sungai Tengah Dihukum 6 Tahun Penjara

Jakarta: Terdakwa Bupati nonaktif Hulu Sungai Tengah Abdul Latif divonis hukuman enam tahun penjara. Ia juga diwajibkan membayar denda Rp300 juta subsider tiga bulan kurungan. 

Majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi menilai Abdul Latif telah terbukti menerima uang Rp3,6 miliar dari Direktur Utama PT Menara Agung Perkasa Donny Witono. Pemberian uang itu terkait pembangunan ruang perawatan di RSUD Damanhuri Barabai. 

“Menyatakan terdakwa Abdul Latif telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama dan berlanjut,” kata Ketua Majelis Hakim Ni Made Sudani saat membaca amar putusan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis, 20 September 2018. 

Hakim meyakini Abdul Latif menerima uang itu agar PT Menara Agung Perkasa menang lelang dan mendapat proyek pembangunan ruang perawatan kelas I, II, VIP, dan Super VIP RSUD Damanhuri Barabai. Uang Rp3,6 miliar yang diterima Abdul Latif merupakan fee senilai 7,5 persen dari nilai total proyek Rp54 miliar.

Menurut hakim, fee 7,5 persen itu ditentukan Abdul Latif sejak ia dilantik sebagai Bupati Hulu Sungai Tengah. Ia juga mematok fee sebesar 10 persen untuk proyek pekerjaan jalan dan 5 persen untuk pekerjaan lain dari nilai kontrak yang sudah dipotong pajak. 

(Baca juga: Abdul Latif Berpeluang Dijerat Kasus Pencucian Uang)

Dalam menjatuhi hukuman, pertimbangan majelis hakim yang memperberat hukuman yakni perbuatan Abdul Latif bertentangan dengan program pemerintah dalam pemberantasan korupsi. Sementara, pertimbangan yang meringankan, Abdul Latif selama proses persidangan bersikap sopan, memiliki tanggungan keluarga, dan menyesali perbuatannya.

Vonis hakim lebih ringan dari tuntutan jaksa penuntut umum pada Komisi Pemberantasan Korupsi. Jaksa sebelumnya menuntut agar Abdul Latif divonis hukuman delapan tahun penjara dan denda Rp600 juta subsider enam bulan kurungan. 

Abdul Latif terbukti melanggar Pasal 12 huruf b Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

(Baca juga: Abdul Latif: Beli Mobil Segitu Enggak Susah)
 

(REN)

Polri Mencium Penyebar Hoaks di MK Tergabung Kelompok Tertentu

Jakarta: Delapan orang pelaku penyebar video hoaks ‎telah ditangkap kepolisian. Namun, satu pelaku telah dipulangkan.

Menurut Karo Penmas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo, delapan orang pelaku itu ada yang saling mengenal satu sama lain. Meski, hanya beberapa orang saja.

“Ada yang saling kenal, ada yang tidak. karena penyebar video hoaks ini lewat akun sosial media,” ungkap Dedi di Mabes Polri, Jakarta, Kamis, 20 September 2018.

Sosial media yang digunakan pelaku menggunakan Facebook dan Youtube. “Enam orang gunakan Facebook dan dua sisanya pakai Youtube,” jelas dia.

Baca: Polisi Kembali Tangkap Penyebar Video Hoaks di MK

‎Dedi mencium penyebar hoaks tergabung dalam kelompok tertentu. Walaupun hingga saat ini kepolisian belum meringkus dalang atau aktor utamanya. “Kalau ID ini yang ditangkap di Tangerang tergabung dalam kelompok tertentu. Dia mengaku di-hack sehingga belum tergabung,” ucap Dedi.

Sampai saat ini, di‎a melanjutkan, penanganan kasus penyebaran hoaks langsung diserahkan ke Polda dan Polres setempat. “Ada Polres dan Polda, tapi tim siber Mabes langsung melakukan pemetaan untuk memantau dinamika,” tutup dia.

(YDH)

KLHK perkuat konservasi orangutan di Batang Toru

Jakarta  (ANTARA News) – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) meminta PT North Sumatera Hydro Energi (NSHE) memperkuat konservasi habitat orangutan dan satwa liar lainnya karena keberadaannya  menjadi perhatian utama KLHK.

“Kami sudah mengirimkan surat. Nantinya hasilnya akan menjadi pedoman sejak pembangunan (PLTA), hingga beroperasi,” kata Dirjen Konservasi dan Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) KLHK Wiratno dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Kamis.

Demikian pentingnya masalah itu, sehingga saat ini KLHK menempatkan satu tim yang terus memantau aktivitas orangutan di sana.

Tim monitoring itu difungsikan selama sebulan ini. Setiap hari mereka melakukan monitong di Batangtoru dan melapor langsung kepada Dirjen.

Hal serupa diharapkan dilakukan NSHE, membentuk tim pemantau orangutan yang bisa merespons secara cepat agar jika ada masalah orangutan, bisa langsung terdeteksi. “Ada laporan harian yang bisa menjadi pedoman.  Hal itu yang menjadi poin penting dalam revisi Amdal nanti,” kata Wiratno.

Pembangunan PLTA di Batangtoru ini, kata Wiratno, bisa menjadi contoh bahwa kelestarian bisa sejalan dengan pembangunan. Pembuktian itu nantinya bisa direplikasi untuk pembangunan PLTA di tempat lain di Indonesia.
 
“Kita punya 40 PLTA di seluruh di Indonesia. PLTA itu mensyaratkan hutan yang bagus. Kalau hulunya rusak bagaimana airnya mengalir? PLTA dengan konservasi hutan itu sangat terkait, bahkan terkait langsung,” katanya.

Saat ini, Rektor Universitas Sumatera Utara Runtung Sitepu bersama tim sedang berada di lokasi proyek PLTA Batangtoru. Kunjungan ini merupakan tindak lanjut nota kesepahaman bersama USU, NSHE, dan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan, pada Senin (10/9) lalu. 

USU mengerahkan para ahlinya untuk membuat kajian dan langkah-langkah kolaborasi bersama masyarakat untuk mendorong pembangunan PLTA Batangtoru secara lestari. 

Dampak positif

Sebelumnya Direktur Pengendalian Kerusakan Perairan Darat Ditjen Pengendalian Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Sakti Hadengganan menyatakan, rencana pembangunan PLTA di Batang Toru bisa berdampak positif pada kesehatan Daerah Aliran Sungai (DAS) setempat.  

PLTA tersebut, katanya, tidak membangun bendungan skala besar. Artinya, kesinambungan pasokan air akan mengandalkan aliran sungai. 

“PLTA punya kepentingan untuk menjaga DAS Batang Toru.  Mereka membutuhkan pasokan air yang berkesinambungan,” kata Sakti dalam lokakarya Pengelolaan Lanskap Batang Toru Secara Berkelanjutan di Bogor, Jumat (14/9) lalu.

DAS bukan hanya meliputi wilayah kiri-kanan bantaran sungai. Akan tetapi, DAS merupakan seluruh kesatuan wilayah daratan yang dibatasi pemisah topografis yang  menampung, menyimpan dan mengalirkan air ke laut secara alami.

Untuk perbaikan hulu DAS yang masuk ke dalam kawasan hutan,  pengembang PLTA Batangtoru bisa melakukannya dengan pendekatan public private partnership.

Sementara untuk lahan dengan status Areal Penggunaan Lain (APL)  yang dimiliki masyarakat, bisa dilakukan dengan pendekatan imbal jasa lingkungan dengan pola-pola insentif dan pendampingan agar masyarakat melakukan budidaya agroforestry yang mendukung pengelolaan tata air.  

“Agroforestry yang berhasil menyediakan ketersediaan air sepanjang tahun untuk kebutuhan PLTA dapat diberikan imbal jasa lingkungan. Model seperti ini sudah terlaksana di Cidanau, Banten,” kata Sakti. 

Sementara Ketua Forum DAS Batang Toru Adriani Siahaan menjelaskan, sebagai wadah multipihak untuk mendorong pengelolaan DAS berkelanjutan, pihaknya saat ini tengah menyiapkan rencana aksi untuk pemulihan DAS Batang Toru. 

Menurut Adriani, di antara rencana aksi yang disiapkan adalah pelibatan masyarakat dan mendorong pengelolaan kawasan budidaya berbasis DAS. “Untuk itu butuh penyuluhan dan pendampingan kepada masyarakat,” katanya.  

Baca juga: KLHK pastikan PLTA Batangtoru tidak ganggu habitat orangutan
Baca juga: Walhi minta PLTA Batang Toru dibatalkan

Pewarta: Erafzon Saptiyulda AS
Editor: Dewanti Lestari
COPYRIGHT © ANTARA 2018

POKERCEBAN : Agen Judi POKER Online Indonesia Terbaik 2018 dan terpercaya yang menggunakan uang asli sebagai taruhan dalam permainan judi live poker online terbaru.

Penghina Ustaz Abdul Somad Masih Berstatus Terlapor

PEKANBARU – Pihak Polda Riau masih melakukan pendalam terhadap kasus penghinaan Ustaz Abdul Somad UAS) yang dilakukan Jony Boyok. Sejauh ini, belum ada perkembangan status penghina ustaz kondang, padahal kasusnya sudah berjaan sekitar dua pekan.

“Sejauh ini statusnya (Jony Boyok) masih terlapor,” kata Kabid Humas Polda Riau, Kombes Sunarto Kamis (20/9/2018) kepada okezone.

BERITA TERKAIT +

Pihak Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrim) Polda Riau, Sunarto, menyatakan masih terus melakukan pendalam, dengan memeriksan sejumlah saksi.

Penyidik juga sudah melakukan pemeriksaan terhadap korban UAS dan Jony Boyok sebagai terlapor. Terakhir, Polda Riau akan meminta keterangan dari saksi ahli. Namun Sunarto enggan menyebut nama saksi ahlinya.

“Penyidik sudah bersurat kepada saksi ahli bahasa. Saksi ahlinya dari Kominfo,” ucapnya.

 Ustaz

Jony Boyok dilaporkan oleh Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) karena mengina Ustaz Abdul Somad. Pada akun Facebook yang dipostingnya pada 2 September 2018, Jony Boyok mengambarkan dosen Universitas Islam Negeri (UIN) Suska Riau sebagai dajjal dan setan.

Pascameng-upload yang mengina Ustaz S2 jebolan Maroko di media sosial itu, Jony Boyok dicari warga. Dia pun diamankan warga dan FPI dan serahkan ke Polda Riau pada 5 September 2018.

Ketua kuasa hukum UAS, Zulkarnaen menegaskan, secara pribadi Ustaz Abdul Somad sudah memaafkan Jony Boyok. Namun, belakangan banyak ancaman yang diarahkan ke ustaz bernama lengkap Abdul Somad Batubara itu. Akhirnya kasus inipun dibawa ke ranah hukum untuk memberikan efek jera.

Selain sanksi pidana, Joni Boyok juga dikenakan sanksi adat. Jony terancam diusir dari Pekanbaru oleh Lembaga Adat Melayu Riau sementara. Bahkan, sanksi paling berat adalah diusir dari Pekanbaru untuk selamanya.

(Ari)

Antusiasme Masyarakat untuk Jadi Relawan Asian Games Dapat Apresiasi

JawaPos.com – Tidak banyak orang yang bersedia menjadi relawan. Sebab terdapat lika-liku perjuangan yang harus dilalui dalam kegiatannya. Terlebih lagi pada kompetisi akbar seperti Asian Games 2018.

Namun kenyataan berbanding terbalik dari dugaan. Publik justru berbondong-bondong rela meluangkan waktunya untuk menjadi relawan. Dengan tulus mereka memilih bekerja menjadi relawan yang khusus mengurusi masalah kebersihan.

Tercatat sejak dimulainya pawai obor Asian Games hingga perhelatan usai, ribuan relawan yang berasal dari Yogyakarta, Bali, Palembang, Bogor, dan Jakarta, bergabung ke dalam komunitas Indorelawan. Dengan tulus mereka mengemban tugas tersebut.

Apa yang mereka lakukan terbilang cukup berat. Sebab mereka harus memunguti sampah selama jalannya Asian Games 2018. Terlebih lagi dengan banyaknya pengunjung yang datang pada event itu.

Maritta C selaku Direktur Eksekutif Indorelawan sangat mengapresiasi keputusan yang dilakukan mereka. Sebab saat ini tidak banyak orang yang mau membantu secara cuma-cuma.

“Antusiasme relawan dan masyarakat di seputar venue terhadap kampanye Kontingen Kebaikan ini besar sekali. Mereka tidak hanya mendukung dengan memberikan semangat kepada atlet, tetapi juga berkontribusi dengan menunjukkan bahwa Indonesia adalah tuan rumah terbaik di Asian Games ini,” ucap Maritta di Jakarta, Kamis (20/9).

Tidak hanya itu saja, Maritta dibuat terkejut karena relawan yang datang tidak hanya dari para pemuda-pemudi saja. Tetapi ada juga yang sudah berumur, bahkan sampai mengajak keluarganya.

“Biasanya yang tertarik jadi wartawan kan orang yang masih kuliah. Mereka nyari sertifikat gitu. Tapi kemarin ada juga orang tua yang ikut,” tutupnya.

(mat/JPC)

DPRD Jambi Ancam WO bila tak Disiapkan Uang

Jakarta: Mantan Pelaksana tugas (Plt) Sekretaris Daerah Provinsi Jambi Erwan Malik mengungkapkan DPRD Jambi mengancam tidak akan datang pada pengesahan APBD Tahun 2018 jika permintaan uang tak dipenuhi. Mereka juga mengancam akan walk-out dari pembahasan jika uang yang diiminta tak diserahkan sebelum rapat.

Erwan yang dihadrikan sebagai saksi dalam sidang lanjutan kasus suap dan gratifikasi dengan terdakwa Gubernur nonaktif Jambi Zumi Zola itu mengatakan, ancaman itu disampaikan oleh Wakil Ketua Fraksi PDI Perjuangan di DPRD Jambi, Elhelwi. Bahkan, kata dia, Elhelwi meminta Erwan membuat surat pernyataan.

“Saat itu dipaksa buat surat pernyataan (oleh) Pak Elhelwi, minta kepastian Senin harus ada uang. Kalau tidak ada, enggak mau datang,” ucap Erwan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis, 20 September 2018.

Erwan melanjutkan, akhirnya, dengan terpaksa ia membuat surat pernyataan yang diminta oleh Elhelwi. Tidak hanya itu, ancaman juga datang dari Ketua Fraksi PDI Perjuangan Zainul Arfan.

(Baca juga: Zumi Zola ‘Diperas’ Sejak Awal Menjabat)

Menurut Erwan, Arfan mengancam akan walk-out saat pembahasan anggaran untuk Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Jambi. “Saat itu Ketua Fraksi PDIP Pak (Zainul) Arfan mengancam kami, Fraksi PDI Perjuangan akan WO,” ucap dia. 

Kendati demikian, Erwan tidak mengetahui apakah uang ketok palu itu akhirnya diserahkan pada rapat pengesahan APBD tahun 2018. “Saya tidak tahu,” kata dia. 

Dalam perkara ini, Erwan telah divonis bersalah oleh majelis hakim Pengadilan Tipikor Jambi. Ia dihukum empat tahun penjara dan denda Rp100 juta subsider tiga bulan kurungan penjara. 

Erwan dinilai terbukti bersalah telah melakukan tindak pidana secara bersama-sama sesuai dengan Pasal 5 ayat 1 huruf a Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.
 

(REN)

Walhi minta PLTA Batang Toru dibatalkan

Jakarta  (ANTARA News) – Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) meminta pemerintah menunda proyek Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Batang Toru yang berada di habitat Orangutan Tapanuli, Sumatera Utara, bahkan mengajukan pembatalan pembangunannya.

“Karena kurs rupiah terpuruk terhadap dolar AS dan penundaan pembangunan pembangkit listrik dilakukan. Jadi  seharusnya PLTA Batang Toru ini ikut ditunda oleh pemerintah, bahkan dibatalkan,” kata Manajer Kampanye Keadilan Iklim Walhi Yuyun Harmono di Jakarta, Kamis.

Walhi, menurut dia, juga telah mengirimkan surat permohonan pembatalan pendanaan proyek PLTA Batang Toru ini pada Bank of China dan Kedutaan Besar Republik Rakyat China.

Ia menegaskan bahwa pembangunan PLTA yang mengancam keberadaan spesies Orangutan Tapanuli yang terancam punah ini jelas bukan jawaban tepat mengurangi emisi karbon.

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan memang meminta pengawasan lengkap pengerjaan proyek PLTA Batang Toru ini.

Ia mengingatkan, harus dilihat fakta di lapangan bahwa memang ditemukan Orangutan Tapanuli, termasuk di lokasi Areal Penggunaan Lain (APL), yang terkucil dari kumpulannya karena pembangunan pembangkit ini. “Meski proyek baru tahap pembukaan lahan tetapi sudah berdampak terhadap keberlanjutan orangutan,” katanya.

Direktur Jenderal Konservasi  Sumber Daya Alam dan Ekositem (Dirjen KSDAE) Wiratno mengatakan memang harus dicek betul kondisi di lapangan, dan itu sedang dilakukan oleh tim Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) di Batang Toru.

“Tim kita di lapangan sekarang, `day to day` mereka memantau dampak pembangunan PLTA terhadap pergerakan orangutan. Pada 17 September 2018, laporannya mereka (Orangutan Tapanuli) bergerak ke kebun masyarakat,” kata Wiratno.

Tim, menurut dia, sementara ini akan bekerja selama sebulan ke depan. Dan mereka harus memonitor setiap hari keberadaan atau pergerakan pongo tapanuliensis ini.

“Tapi orangutan di sana itu lucu, bisa tinggal di kebun-kebun masyarakat, apalagi kalau musim buah dan kalau berakhir mereka akan pindah ke daerah tinggi lagi. Menariknya masyarakat tidak mengganggu orangutan juga,” lanjutnya.

Sebelumnya, PT North Sumatera Hydro Energy (NSHE) dalam Rapat Dengar Pendapat bersama masyarakat dan DPRD Sumut, 31 Juli 2018, memastikan sudah mendapat izin yang dibutuhkan, mulai dari izin lokasi dari Pemkab Tapanuli Selatan hingga izin prinsip penanaman modal.

Lokasi proyek bukan di kawasan hutan melainkan bekas kebun masyarakat yang berstatus APL. Dari izin lokasi seluas 7.200 hektare (ha) yang diberikan untuk keperluan survei dan studi lapangan, ternyata hanya memerlukan lahan seluas 122 ha untuk tapak bangunan dan genangan air.

Baca juga: KLHK pastikan PLTA Batangtoru tidak ganggu habitat orangutan
 Baca juga: Pembangkit listrik EBT jadi solusi perubahan iklim
 

Pewarta:
Editor: Dewanti Lestari
COPYRIGHT © ANTARA 2018

POKERCEBAN : Agen Judi POKER Online Indonesia Terbaik 2018 dan terpercaya yang menggunakan uang asli sebagai taruhan dalam permainan judi live poker online terbaru.

Yamaha di Ambang Puasa Kemenangan Terpanjang di MotoGP Aragon

JakartaMotoGP Aragon akhir pekan ini akan sangat penting bagi Yamaha. Pabrikan Jepang itu menghadapi sebuah rekor buruk: puasa kemenangan terpanjang.

Dikutip dari Crash, kalau Yamaha sampai gagal juara di Argon maka mereka akan menciptakan rekor kekalahan terpanjang di kelas premier sejak pertama kali juara di kelas 500cc pada 1972.

Saat ini, Yamaha sudah menjalani 22 balapan tanpa sekalipun kemenangan sejak Valentino Rossi naik podium tertinggi di Assen, Belanda, pada tahun lalu. Rekor tersebut menyamai puasa kemenangan Yamaha pada 1997-1998 yang akhirnya disudahi oleh Simon Crafar usai juara di Donington Park.


Namun, Yamaha tidak dapat melanjutkan trennya. Alhasil, Yamaha kembali menjalani puasa kemenangan di 17 balapan berikutnya.

Sementara itu perbedaan puasa kemenangan Yamaha pada saat ini dengan 1997-1998 adalah Honda menyapu bersih 22 balapan tersebut. Sedangkan saat ini Honda memenangi 12 balapan berbagi dengan Ducati yang merebut 10 kemenangan dalam 22 balapan terakhir.

Sayangnya, sejarah kurang memihak Yamaha di Aragon. Sejak digelar pada 2010, hanya ada tiga pebalap yang pernah memenanginya yaitu Casey Stoner (2010, 2011), Jorge Lorenzo (2014, 2015), dan Marc Marquez (2013, 2016, dan 2017).

Di sisi lain, Yamaha tengah dalam laju buruk. Rossi dan Maverick Vinales absen naik podium dalam tiga seri terakhir sejak finis ketiga dan kedua di Sachsenring, Jerman.

“Tahun lalu di Aragon kami gagal naik podium karena mengalami masalah dengan ban dan balapannya sulit untuk kami,” sahut Vinales.

“Tahun ini aku ingin bisa bertarung untuk memperebutkan podium. Aku optimistis setelah menjalani tes di sini beberapa pekan lalu. Jadi kupikir kami bisa melakukan pekerjaan yang bagus,” kata rider Spanyol itu.

(rin/raw)

Cara DAFTAR POKER Domino Qiu Qiu Capsa Susun Online Indonesia di Situs Agen Judi Terpercaya Assosiasi Resmi Dewapoker IDN Bank BCA, BNI, BRI dan Mandiri.

Presiden targetkan bagi-bagi 3 Juta hektare lahan perhutanan sosial

Jakarta (Antara) – Presiden Joko Widodo menargetkan tahun ini 3 juta hektare lahan dibagikan ke masyarakat melalui kegiatan perhutanan sosial.

“Tahun lalu sudah 1,9 juta hektare, tahun ini targetnya 3 juta hektare. Saya kemarin minta 4,3 juta (kepada Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan), saya hitung-hitung, ditawar 3 juta, ya sudah. Enggak apa-apa 3 juta tapi benar 3 juta harus terlampaui,” kata Presiden saat pidato peresmian  Pembukaan Rembuk Nasional Pelaksanaan Reforma Agraria dan Perhutanan Sosial untuk Keadilan Sosial dan Global Land Forum 2018 di Istana Negara Jakarta, Kamis.

Kepala Negara menegaskan bahwa perhutanan sosial itu bagian dari reformasi agraria yang menjadi konsen pemerintah untuk diselesaikan.

Presiden juga mengatakan bahwa program pemberian sertifikat juga merupakan bagian dari  reformasi agraria yang masih dikejar penyelesaiannya.

Jokowi menyebut 126 juta bidang yang ada di Indonesia baru 43,5 juta yang bersertifikat, sehingga masih 82,5 juta lahan yang belum bersertifikat.

Pemerintah menargetkan tahun ini bisa menyelesaikan 7 juta sertifikat tanah dan pada 2019  bisa menyelesaikan 9 juta sertifikat tanah.

“Saya enggak tahu Pak Menteri BPN kerjanya seperti apa. Bukan urusan saya, urusan Pak Menteri. Kantor BPN kerjanya seperti apa, urusan kantor BPN. Tapi yang jelas kita bekerja harus dengan target-target yang ada. Nyatanya 5 juta (ha) ya bisa ini. Ini tahun ini 7 juta Insyaallah juga bisa,” harap Presiden.

Jokowi meminta pemberian sertifikat, konsensi pada masyarakat, masyarakat adat, perorangan bisa menjadi produktif.
“Jangan sampai ada yang nggak profuktif,” kata Presiden di akhir pidatonya.

Acara tersebut dihadiri oleh Menko Perekonomian Darmin Nasution, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siradj, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Koordinator Staf Khusus Presiden Teten Masduki, Menteri ATR/Kepala BPN Sofyan Djalil, Menteri KLH Siti Nurbaya, Menteri Desa PDTT Eko Sandjojo, dan Ketua Panitia Global Land Forum, serta peserta Global Land Forum 2018 Dewi Kartika. 

Pewarta: Joko Susilo
Editor: Dewanti Lestari
COPYRIGHT © ANTARA 2018

POKERCEBAN : Agen Judi POKER Online Indonesia Terbaik 2018 dan terpercaya yang menggunakan uang asli sebagai taruhan dalam permainan judi live poker online terbaru.

Catat, Ini Harga Tiket Opening Ceremony Asian Para Games 2018

JawaPos.com – Panitia penyelenggara Asian Para Games 2018 (INAPGOC) telah merilis harga tiket untuk acara opening ceremony. Seperti diketahui, kegiatan tersebut bakal digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta pada 6 Oktober 2018 mendatang.

Acara nanti terbuka untuk umum. Artinya, masyarakat bisa menonton secara langsung dengan cara membeli tiket masuk di loket.com, toko online yang sudah bekerja sama dengan INAPGOC.

“Untuk penjualan tiket akan kita buka hari ini pukul 6 sore. Saat ini kita buka secara online terlebih dahulu,” ujar Direktur Ceremony, Aulia Mahariza di GBK Arena, Rabu (20/9).

INAPGOC hanya menyediakan 40 ribu tiket. Namun untuk sementara baru 20 ribu lembar yang dijual ke masyarakat umum. Sementara sisanya akan dialokasikan untuk undangan dan tamu penyandang disabilitas.

“Pembukaan itu diadakan di GBK. Total ada 40 ribu tiket, tapi untuk penjualan pertama kita lepas 20 ribu dulu. Terkait penyandang disabilitas, itu ada 2 ribu tiket. Saat ini kita masih mengupgrade fasilitas buat teman-teman difabel,” jelas Aulia.

Soal harga, INAPGOC membaginya ke dalam empat kategori yakni bronze, silver, golden, dan platinum. Termurah dijual seharga Rp 500 ribu. Sementara termahal bisa didapat dengan biaya Rp 2 juta.

Berikut rinciannya:
Tiket bronze: Rp 500 ribu
Tiket silver: Rp 740 ribu
Tiket gold: Rp 1,5 juta
Tiket platinum Rp 2 juta

(isa/JPC)

Polri Sudah Tetapkan 4 Tersangka Terkait Perdagangan WNI ke China Bermodus Penikahan

JAKARTA – Polri menyatakan sudah menetapkan empat orang sebagai tersangka terkait dengan praktik Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) Warga Negara Indonesia (WNI) ke China dengan modus kawin kontak atau pernikahan.

“Penanganan kasus tersebut oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jawa Barat. Kejadian 27 Juni 2018, saat ini sudah ditetapkan 4 orang tersangka,” kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo, Jakarta, Kamis (20/9/2018).

BERITA TERKAIT +

Ilustrasi Human Trafficking (foto: Shutterstock)Ilustrasi Human Trafficking (foto: Shutterstock) 

Dedi menjelaskan, keempat tersangka itu berinisial TDD, YH, GC dan TM. Salah satu tersangka yakni GC merupakan warga negara China. Sedangkan tersangka atas nama TM masih dalam pengejaran.

“TDD, YH, GC ditahan. GC adalah warga China, untuk tersangka TM masih dalam pengembangan,” tegas Dedi.

Kendati begitu, Dedi meralat sejumlah pemberitaan terkait perdagangan manusia ini. Pasalnya, kata dia, jumlah korban sebanyak 12 orang bukanlah 16 orang. Korban itu, dua di antaranya masih di bawah umur. Satu dari korban disebutkan sempat melarikan diri dan tak dibawa oleh sindikat tersebut ke China.

Mengenai kondisi korban, mantan Wakapolda Kalimantan Tengah ini belum bisa menjelaskannya. Menurutnya, hingga kini pihaknya masih berkoordinasi dengan pihak terkait.

“Kasusnya masih dalam pengembangan, mengingat tersangkanya ada yang dari WNI dan WNA China, dan korban-korban sebagian besar ada di China,” ucap Dedi.

Atas perbuatannya, keempat tersangka dijerat dengan Pasal 2, 4, 6, 10, 11 UU RI Nomor 21/2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang juncto Pasal 88 UU RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.

(fid)

Asia Sentinel Minta Maaf ke SBY dan Partai Demokrat

Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono. (MI/Rommy Pujianto)

Jakarta: Asia Sentinel, salah satu media pemberitaan asing, menyampaikan permintaan maaf kepada Presiden keenam, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Partai Demokrat. Permintaan maaf disampaikan dalam laman website resmi Asian Sentinel.

“Asia Sentinel ingin menarik kembali sebuah cerita yang terbit pada 10 September 2018 di situs web tentang mantan pemerintah Yudhoyono dan kasus Bank Century di Indonesia. Dalam artikel yang ditulis sendiri oleh Pemimpin Redaksi Asia Sentinel, John Berthelsen,” tulis Asia Sentinel dalam website, Rabu, 19 September 2018.

Permohonan maaf tersebut lantaran pihak Asian Sentinel merasa tidak adil terhadap banyaknya tuduhan yang dilontarkan ke SBY. Tuduhan itu terkait gugatan yang sedang berlangsung mengenai dampak dari Bank Century.

Diakui juga, pihak Asia Sentinel telah bertindak tidak adil dalam menyantumkan pendapat pihak lain yang tertulis dalam artikel 10 hari yang lalu.

“Kami mengakui bahwa kami tidak mencari pendapat yang adil dari orang-orang yang disebutkan dalam artikel itu. Artikel itu juga hanya satu sisi dan melanggar praktik jurnalistik yang adil,” tulis Asia Sentinel.

Baca: Laporan Asia Sentinel soal SBY Menghilang

Akibat dari artikel tersebut pun diakui telah menjadi berita utama yang memanas serta tidak adil bagi SBY. Sementara itu, meskipun artikel tersebut telah ditarik oleh Asia Sentinel, tetap dirasa perlu melakukan permintaan maaf kepada SBY dan Partai Demokrat.

Selain itu, permintan maaf juga disampaikan kepada pihak lain yang merasa dihina oleh artikel tersebut. Termasuk, kepada masyarakat Indonesia yang sekiranya juga merasa dihina atau dihakimi akibat adanya artikel di Asia Sentinel itu.

“Kami sangat menyesalkan rasa sakit yang telah diakibatkan oleh penghakiman keadilan ini. Akhirnya Asia Sentinel ingin menyatakan rasa hormatnya yang tinggi kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, yang telah melayani negaranya dengan perbedaan dan secara luas dihormati sebagai negarawan Asia,” pungkasnya.

(LDS)

Widi Hanya Makan Buah dan Minum Air Hangat demi Asian Para Games 2018

JawaPos.com – Jelang menghadapi Asian Para Games 2018, atlet para angkat berat, Ni Nengah Widiasih masih disibukkan dengan usahanya untuk menurunkan berat badan. Ia harus turun kelas dari nomor 45 kg ke 41 kg.

Alhasil, untuk mencapai bobot yang diinginkan, Widi harus menjalani diet ketat. Makanan yang masuk ke tubuhnya pun betul-betul dijaga. “Saya harus turun 2,5 kg hingga 3 kg. Saya nggak pernah makan malam. Saya hanya makan buah dan minum air hangat yang banyak. Pokoknya kalau saya merasa lapar, saya perbanyak minum air,” kata Widi.

Sebagai selingan, Widi juga kerap memakan sayur tanpa bumbu apapun. Hal itu dilakukan untuk menjaga kalori yang masuk ke dalam tubuhnya. “Saya makan sayur seperti kentang dan brokoli direbus. Jika bosan, diselingi oleh ubi dan wortel. Tidak pakai garam dan gula,” jelasnya.

Kendati demikian, Widi juga tetap mengkonsumsi daging sebagai asupan protein. Sebagai umat Hindu taat yang pantang memakan daging sapi, Widi hanya menyantap daging ayam, ikan, dan juga telur.

Untuk memaksimalkan dietnya, Widi juga kerap kali berkonsultasi dengan ahli gizi. “Saya sering tanya ke teman saya di Brasil. Dia coach dan ahli gizi. Meskipun beda negara, dia mentorin saya. Jadi saya sering sharing sama dia. Misal saya makan di restoran, saya foto menunya, dan kirim ke dia. Nanti saya tanya apa saja yang boleh dimakan. Lalu dia nanti beri tahu yang mana boleh dikonsumsi,” tambahnya.

Widi menambahkan bahwa dalam program diet ini dirinya tidak menggunakan suplemen apapun. Dia hanya mengkonsumsi vitamin dan menjaga pola makan.

Bagi Widi, diet dalam dunia angkat berat bukanlah perkara mudah. Sebab dalam olahraga tersebut, seorang atlet dituntut harus tetap menjaga kekuatannya. Berbeda dengan diet pada umumnya yang hanya mengincar penurunan berat badan.

Meskipun terdengar merepotkan, Widi bertekat tetap harus menjalani program diet itu. Dia tidak mau mengorbankan perjuangannya hanya karena ingin menikmati makanan enak.

(mat/JPC)

Schwantz Sebut Marquez Pembalap yang Berbahaya

TEXAS – Legenda kelas 500 cc, Kevin Schwantz, menganggap rider Tim Repsol Honda, Marc Marquez, sebagai pembalap yang berbahaya. Sebab, Schwantz menilai Marquez selalu nekat melakukan tindakan yang membahayakan pembalap lain hanya demi keuntungannya sendiri.

Schwantz pun mencontohkan salah satu tindakan berbahaya Marquez di ajang balap motor kasta tertinggi, MotoGP. Hal ini bisa terlihat kala The Baby Alien –julukan Marquez– mentas di seri kedua MotoGP 2018 yang digelar di Sirkuit Termas de Rio Hondo, Argentina. Pada seri tersebut, Marquez melakukan tindakan yang membahayakan banyak pembalap hanya demi berada di posisi terdepan.

BERITA TERKAIT +

Asapi Marquez, Andrea Dovizioso Tercepat pada MotoGP San Marino 2018

Menurut Schwantz, tindakan seperti ini sangat tidak boleh dilakukan dalam melakoni ajang balap motor. Sebab, dampak yang besar dapat ditimbulkan dari aksi tersebut, tak hanya untuk dirinya sendiri tetapi juga untuk pembalap lain. Schwantz sendiri tak pernah melakukan hal seperti Marquez selama mengarungi perlombaan di ajang balap motor.

BACA JUGA: Sulit Kejar Marquez, Dovizioso Alihkan Fokus untuk MotoGP 2019

“Persaingan adalah hal yang alamiah dan itu biasa terjadi di setiap sirkuit. Tetapi, Marc (Marquez) berbahaya. Contohnya di Argentina, dengan Aleix (Espargaro), tidak masuk akal dirinya harus melakukan tindakan berbahaya dengannya. Dia tidak diperbolehkan menikung seperti itu,” ujar Schwantz, sebagaimana dikutip dari Paddock GP, Kamis (20/9/2018).

Melihat Kembali Clash Marquez-Rossi di MotoGP Argentina 2018

“Pada 1987, di Brands Hatch, dengan Rainey, saya bersentuhan beberapa kali, tetapi fairing kami tetap berada dalam garis lurus. Kami tidak pernah melakukannya di sudut dengan tujuan untuk menjatuhkan saingan,” tukasnya.

(dji)

Generasi muda bisa jadi pionir pengelolaan sampah

Badung, Bali (ANTARA News) – Generasi muda bisa menjadi pionir dalam pengelolaan sampah dalam mewujudkan Indonesia yang bersih dan sehat melalui peningkatan kesehatan serta kebersihan, kata  Deputi Bidang Koordinasi Kebudayaan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Nyoman Shuida.

Nyoman Shuida dalam siaran pers yang diterima,Kamis, mengatakan, generasi milenial harus menjadi pionir penyelesaian masalah sampah sehingga Indonesia dapat terbebas dari sampah dan masyarakatnya dapat hidup dengan bersih dan sehat.

Nyoman juga mengapresiasi acara Jambore Indonesia Bersih dan Bebas Sampah 2018 yang diselenggarakan Ditjen Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Nyoman berharap generasi muda dapat semakin memahami pentingnya pengelolaan sampah untuk mencegah timbulnya penyakit. 

“Saya juga berharap melalui kegiatan jambore ini, pemikiran kreatif pengelolaan sampah dapat muncul dari generasi muda kita sehingga sampah dapat dikelola dengan baik bahkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat,” papar Nyoman. 

Jambore Indonesia Bersih dan Bebas Sampah 2018 ini juga merupakan bentuk nyata dan dukungan terhadap Inpres No. 12/2016 tentang Gerakan Nasional Revolusi Mental. “Melalui jambore ini, maka generasi muda didorong untuk semakin mengenal, memahami, dan juga menerapkan Gerakan Indonesia Bersih sehingga perubahan pola pikir dan solusi kreatif pengelolaan sampah dapat diwujudkan” ungkap Nyoman. 

Jambore Indonesia Bersih dan Bebas Sampah Tahun 2018 bertujuan sebagai wadah penyampaian informasi, ide, gagasan, solusi dan diskusi dalam rangka menjawab tantangan pengelolaan sampah di Indonesia. Kegiatan jambore diselenggarakan dari tanggal 13 hingga 15 September 2018 di lapangan Rampal, Jl. Urip Sumoharjo, Kesatrian, Blimbing, Kota Malang, Jawa Timur.

Talkshow yang membahas tentang pengelolaan bank sampah binaan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia diisi oleh para pembicara yang merupakan praktisi bidang bank sampah Malang dan Universitas Brawijaya.

Baca juga: Gerakan #bersihkanindonesia dorong Indonesia berdaulat energi
Baca juga: Delapan sekolah di Bali ikuti gerakan #BijakBerplastik

 

Pewarta:
Editor: Arief Mujayatno
COPYRIGHT © ANTARA 2018

POKERCEBAN : Agen Judi POKER Online Indonesia Terbaik 2018 dan terpercaya yang menggunakan uang asli sebagai taruhan dalam permainan judi live poker online terbaru.