Belgia Disingkirkan Prancis di Semifinal Piala Dunia 2018, De Bruyne Ungkap Kekesalan

SAINT PETERSBURG – Gelandang Tim Nasional (Timnas) Belgia, Kevin De Bruyne, mengungkapkan kekesalan usai timnya dikalahkan Prancis 0-1 di semifinal Piala Dunia 2018 yang berlangsung di Stadion Krestovsky, Rabu (11/7/2018) dini hari WIB. De Bruyne menilai Prancis tidak bermain lebih baik ketimbang Belgia.

Karena itu, gelandang Manchester City itu menilai De Rode Duivels –julukan Belgia– lebih layak melaju ke partai puncak Piala Dunia 2018. Di laga tersebut, Belgia memang lebih mendominasi permainan.

BERITA TERKAIT +

Gol Semata Wayang Umtiti Antar Prancis ke Final Piala Dunia 2018

Sepanjang 90 menit pertandingan, Belgia mencatatkan penguasaan bola hingga 64%. Akan tetapi, penguasaan bola itu tidak berjalan maksimal karena Prancis radikan Didier Deschamps membentuk pertahanan gerendel yang dipimpin Raphael Varane.

BACA JUGA: Belgia Tersingkir dari Piala Dunia 2018, Hazard Kritik Gaya Main Prancis

Alhasil, Belgia hanya mampu melepaskan tiga shot on target. Sementara itu, Prancis yang mengandalkan serangan balik justru mencetak peluang lebih banyak yakni mencapai lima shot on target. Dari lima peluang itu, salah satu di antaranya membuahkan gol via sundulan Samuel Umtiti di menit 51.

“Kami kecewa, namun ketika kami melihat ke belakang, saya bisa katakan bahwa kami telah melalui ini dengan baik. Sebenarnya, kami memiliki peluang untuk menjadi juara dunia. Kami seharusnya memenangi pertandingan, mengingat Prancis tidak bermain lebih baik dari kami,” kata De Bruyne mengutip dari Four Four Two, Rabu (11/7/2018).

Hazard dan Pogba

(Hazard mendapat pengawalan ketat dari Pogba. Foto: REUTERS)

Atas kekalahan ini, Belgia akan menjalani laga perebutan posisi ketiga kontra negara yang kalah di semifinal lain yang mempertemukan Kroasia vs Inggris. Laga perebutan posisi ketiga digelar di Stadion Krestovsky pada Sabtu 14 Juli 2018 malam WIB.

(Ram)

Hobijudi.com – Situs judi bola online terbaik terbesar terpercaya indonesia resmi dan se asia dunia internasional