Pembangunan Rutan Teroris Dimulai Bulan Ini

Jakarta: Pemerintah melalui Polri segera merealisasikan pembangunan rumah tahanan (rutan) khusus narapidana (napi) teroris di kawasan Cikeas, Jawa Barat. Rutan itu  dapat menampung 340 tahanan.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyetujui pembangunan rutan napi terori‎sme di kawasan Cikeas, Jawa Barat. Rutan itu dapat menampung lebih dari 340 tahanan.

“Sudah disetujui oleh Pak Presiden (Joko Widodo) dan Menteri Keuangan (Sri Mulyani). Insyaallah bulan ini sudah dimulai pembangunan. Kita gunakan sistem kontainer,” kata Kapolri Jenderal Tito Karnavian di Auditorium PTIK, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa, 7 Agustus 2018.

Baca: Total 5 Terduga Teroris Ditangkap di Pekanbaru

Ide membangun rutan dengan sistem kontainer didapat dari Spanyol. Eks Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) berharap pembangunan rutan selesai akhir 2018.

Napi teroris bakal dititipkan di beberapa kantor kepolisian berbagai wilayah. Aparat dipastikan menjaga ketat rutan kantor kepolisian masing-masing.

Hingga hari ini, 283 terduga teroris telah ditahan. Mereka ditangkap lewat operasi di beberapa wilayah Indonesia.‎ Banyaknya terduga teroris yang ditangkap merupakan penguatan kewenangan Polri setelah Undang-Undang (UU) Nomor 5 Tahun 2018 tentang ‎Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme berlaku.  

Rencana pembangunan rutan khusus napi terorisme bergulir sejak Mei 2018. Rutan teroris di Mako Brimob, Depok, Jawa Barat sudah tak memadai. Apalagi, jumlah napi terorisme semakin bertambah.

(OJE)

DAFTAR SBOBET Id/ akun/ account anda di Master Agen Sbobet Resmi IDHOKI Indonesia Online Terbaik Terpercaya Terbesar dan Mainkan Live Sport Bola Casino Online Seperti Roullete Sicbo, CS LiveChat Kami Akan Membantu Cara Daftar Sbobet Dengan Tahapan Yang Sangat Mudah, Cepat & Aman.