PB PASI Fokus Tiga Nomor Untuk Olimpiade Tokyo 2020

JawaPos.com – PB PASI kembali fokus kepada membidik target selanjutnya setelah Asian Games 2018. Walau tidak ada atlet yang mendulang medali emas, raihan tiga medali di Asian Games 2018 kemarin tetap menjadi tolak ukur untuk penampilan di Olimpiade Tokyo 2020.

Untuk diketahui, PB PASI menyumbang tiga medali terdiri dari dua perak dan satu perunggu untuk Indonesia di Asian Games 2018. Raihan tiga medali ini didapat dari nomor estafet 4x100m putra, 100m lompat gawang putri, dan lompat jauh putra.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) PB PASI Tigor Tanjung menilai, hasil ini membuktikan Indonesia mampu bersaing di kancah dunia.

“Ada tiga nomor yang punya peluang (ke Olimpiade 2020 Tokyo, Red), yaitu lari 100 meter (putra), 4×100 meter (putra), dan lompat jauh. Tetapi bukan berarti nomor lain kita sampingkan. Semua masih memiliki peluang,” katanya.

Tigor menuturkan, perjalanan para atlet untuk bisa bertanding di Tokyo nanti tidaklah gampang. Ini dikarenakan adanya perubahan sistem kualifikasi yang diterapkan oleh Asosiasi Federasi Atletik Internasional (IAAF).

“Kalau dulu kan berdasarkan limit entry standard. Misalnya, jika atlet punya catatan waktu 10,12 detik (di nomor lari 100 meter putra), siapa pun (atlet dengan catatan waktu tersebut, Red) bisa ikut. Sekarang kuotanya 56 orang. Yang masuk kualifikasi nanti dilihat dari perhitungan result score dan placing score,” kata Tigor.

Dengan syarat tersebut, Tigor menuturkan bahwa pelari andalan Lalu Muhammad Zohri masih punya kans untuk terjun ke Olimpiade Tokyo 2020. Zohri sendiri kini berada di ranking 78 dunia setelah ia membuat catatan waktu 10,18 detik di Kejuaraan Dunia Atletik U-20 di Tampere, Finlandia.

“Kalau sesuai aturan setiap negara hanya boleh mengirim maksimal tiga atlet, Zohri bisa masuk peringkat 55 dari 56 kuota yang disediakan,” tutup Tigor.

(isa/JPC)