Rossi Lega Yamaha Mulai Lebih Fokus ke Elektronik

Jakarta – Valentino Rossi mulai lega usai Yamaha merekrut sejumlah teknisi, termasuk yang kompeten di urusan elektronik. Sebab pembenahan elektronik sudah mendesak.

Yamaha kesulitan sepanjang MotoGP musim 2018 ini. Belum satupun kemenangan diraup tim pabrikan, yakni Movistar Yamaha, sampai tiga seri tersisa.

Raihan terbaik Yamaha adalah finis kedua yang diraih Maverick Vinales di seri Amerika Serikat. Sementara itu, Rossi dan Vinales total mencatatkan tujuh podium tiga.

Salah satunya terakhir diraih oleh Vinales di MotoGP Thailand, Minggu (7/10/2018) lalu, yang mengakhiri rangkaian empat seri tanpa podium.

Persoalan Yamaha musim ini masih berada di perangkat kontrol elektronik (ECU) yang sebenarnya sudah teridentifikasi sejak tahun lalu. Tahun lalu Yamaha meraih empat kemenangan, tapi kemudian puasa sejak juara di Belanda pada seri ke-8 dan berlangsung sampai kini.

Baik Rossi maupun Vinales beberapa kali telah menyuarakan pandangan bahwa perlu pembenahan serius di sektor elektronik. Keduanya menilai Yamaha tertinggal dari dua tim pabrikan lainnya, Honda dan Ducati, dalam hal ini.

Para rider Yamaha kesulitan mendapatkan daya cengkeram optimal yang berujung ke banyak kehilangan waktu, terutama saat keluar tikungan. Masalah lainnya adalah ban terkikis lebih cepat, sehingga menggunakan kompon ban yang lebih lunak menjadi lebih tak memungkinkan.

Yamaha pada akhirnya menjawab keluhan para ridernya dengan merekrut sejumlah teknisi, salah satunya Michele Gadda. Gadda yang bergabung sejak September lalu mengisi jabatan kepala tim kontrol elektronik. Gadda sebelumnya menjadi teknisi di Ducati dan kemudian di tim Superbike Yamaha, hingga direkrut ke MotoGP.

Perekrutan ini mulai menunjukkan hasil di Thailand.

“Benar bahwa baru-baru ini, Yamaha telah merekrut teknisi-teknisi baru. Michele Gadda salah satunya, yang lainnya ada di Jepang. Hasil ini adalah sesuatu yang datang dari kelompok kerja yang baru,” kata Rossi dikutip situs resmi MotoGP.

“Yamaha tampaknya mengerahkan lebih banyak upaya di area elektronik dan itulah yang kami butuhkan untuk menghadapi Ducati dan Honda,” imbuhnya.

Meski demikian, Rossi tak mau buru-buru menyebut masalah Yamaha telah teratasi. Rider 39 tahun ini menegaskan tiga seri tersisa, dimulai dari Jepang, sebagai petunjuk selanjutnya.

“Saya akan ke Jepang dengan cukup optimistis untuk tampil tangguh. Biasanya Motegi trek yang bagus untuk saya, saya menyukainya. Saya harap balapan berlangsung kering karena tahun lalu itu bak mimpi buruk, selalu basah,” sambungnya.

“Kita akan lihat di tiga seri berikutnya, bukan cuma di Jepang. Karena kalau memang ini realitanya bahwa kami sudah meningkatkan performa motor, kami harus kompetitif di tiga balapan berikutnya. Karena sekrang Honda dan Ducati kuat di setiap balapan,” tandas Rossi.

Saksikan juga video ‘Gaya Rocker Rossi dan Vinales Pamer Tunggangan Baru’:

[Gambas:Video 20detik]

(raw/mrp) Cara DAFTAR POKER Domino Qiu Qiu Capsa Susun Online Indonesia di Situs Agen Judi Terpercaya Assosiasi Resmi Dewapoker IDN Bank BCA, BNI, BRI dan Mandiri.