Tiduri Istri Kades, Oknum Polisi Ini Dilaporkan ke Propam

BUNGO – Oknum aparat kepolisian Polres Bungo berisinial HM, yang bertugas sebagai Babinkamtibnas Dusun Rantau Pandan, terpaksa harus berurusan dengan Propam Polres Bungo, Jambi akibat ulahnya sendiri. Pasalnya, ia dilaporkan oleh Rio Dusun Rantau Pandan bernama Kurniadi (45), karena diduga telah meniduri istrinya.

Diceritakan Kurniadi, kejadian ini berlangsung sekitar sebulan yang lalu. Namun istrinya Khodijah (30) baru mengakui perbuatannya bersama HM Polisi yang bertugas di Polsek Rantau Pandan ini dari tiga hari yang lalu, sebelumnya Khodijah masih berusaha untuk menutupi perbuatannya.

BERITA TERKAIT +

“Memang benar, Brigadir HM sudah meniduri istri saya. Hari ini saya sudah membuat laporan ke Propam Polres Bungo. Tadi saya dan juga istri juga sudah diperiksa, katanya dua hari lagi baru beritahu hasil Berita Acara Perkaranya ,” ucap Kurniadi.

Dikatakannya, aksi bejad pelaku ini dilakukannya sebanyak satu kali, ia melancarkan aksinya di rumah Kurniadi sendiri. Kala itu Kurniadi sedang pergi ke kebun, dan anaknya sedang pergi sekolah.

 pemerkosaa

“Awalnya istri saya sempat berkilah, ia mengaku dihipnotis. Tapi setelah saya suruh jujur, barulah ia mengaku sudah berhubungan badan. Alasannya ia selalu dirayu oleh Brigadir HM dari tiga bulan lalu,” jelasnya.

Kurniadi mengatakan, Brigadir HM sendiri sudah mengakui perbuatannya. Ia meminta maaf atas perbuatannya. Selain itu ia juga meminta agar Kurniadi tidak melaporkan kejadian ini pada Propam Polres Bungo.

“Secara adatnya sudah kita lakukan, ia dijatuhi sanksi hutang dan cuci kampung. Tapi tidak cukup itu saja, saya juga minta diproses secara hukum, kami meminta agar Brigadir HM dipecat dari anggota Polisi,” tutupnya.

Terpisah Kapolsek Rantau Pandan, AKP Herdis mengakui adanya kejadian ini. Dikatakannya saat ini yang bersangkutan sudah diproses oleh Propam Polres Bungo atas perbuatannya.

“Memang benar, tapi sudah ditangani Propam. Untuk informasi lebih lanjut silahkan hubungi kapolres saja, karena itu bukan wewenang saya lagi,” sungkat AKP Herdis.

(wal)