Bupati Buton Selatan Diadili di Tipikor Kendari

Juru bicara KPK Febri Diansyah. ANT/Aprilio Akbar.

Jakarta: Jaksa penuntut Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah melimpahkan berkas dakwaan Bupati nonaktif Buton Selatan Agus Feisal Hidayat ke Pengadilan Tipikor Kendari. Orang nomor satu di Buton Selatan itu rencananya akan diadili pekan depan.

‎”Persidangan dijadwalkan hari Senin depan, 15 Oktober 2018,” kata juru bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Jakarta, Rabu, 10 Oktober 2018.

Menurut Febri, sepanjang proses penyidikan Agus Feisal, penyidik sedikitnya telah memeriksa 28 saksi. Keterangan para saksi itu telah dituangkan dalam surat dakwaan untuk memperkuat bukti perbuatan korup Agus Feisal.

“Dalam proses penyidikan telah diperiksa sekitar 28 orang saksi,” ujarnya.

Saksi yang dimintai keterangan di antaranya PNS Kadis Pendidikan Kabupaten Buton Selatan, PNS Kapokja 3 ULP TA 2017, pihak swasta,‎ dan Kabag Tata Pemerintahan Kabupaten Buton Selatan. 

Kemudian, Kadis Perhubungan Kabupaten Buton Selatan‎, Kadis Pendidikan Kabupaten Buton Selatan, Sekretaris Daerah Kabupaten Buton Selatan, ajudan bupati dari Polri, serta PNS di Pemkot Bau Bau.

KPK menetapkan Bupati Buton Selatan Agus Feisal Hidayat dan Kontraktor PT Barokah Batauga Mandiri (PT BBM), Tonny Kongres, sebagai tersangka. Keduanya ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap atas sejumlah proyek di Pemkab Buton Selatan.

Dalam kasus ini, Agus diduga telah menerima fee sebesar Rp409 juta karena telah memuluskan sejumlah proyek di Pemkab Buton Selatan. Uang itu diterima Agus dari Tonny selaku penampung suap dari kontraktor.

(DRI)