Peraih Medali Asian Games Dilarang Tampil di Porprov Jateng

JawaPos.com – Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah (Jateng) XV 2018 segera digeber. Serangkaian aturan sudah ditetapkan. Salah satunya larangan tampil bagi atlet peraih medali Asian Games 2018.

Hal itu diutarakan Ketua KONI Jateng Soebroto. “Itu permintaan dari sejumlah daerah agar Porprov berjalan lebih menarik,” jelas Soebroto di Wisma Puri Gedeh, Semarang, Kamis (11/10).

Untuk persiapan Porprov sendiri sudah memasuki tahap akhir. Periapan teknis dan administrasi yang sudah mencapai 95 persen, rencananya difinalisasi saat rapat pada 12-14 Oktober 2018.

“Kami akan ada rapat technical menghadirkan panitia pelaksana, pimpinan kontingen, bidang-bidang untuk menginformasikan pelaksanaan. Mudah-mudahan fasilitasi dukungan anggaran sudah ada dari Kadisporapar, tinggal kami bagikan kepada panpel. Nanti H-3 sudah mulai pembenahan fasilitas,” terangnya.

Porprov Jateng XV 2018 dijadwalkan berlangsung di Solo pada 18-25 Oktober mendatang. Even akan mempertandingkan 694 nomor dari 46 cabang olahraga (cabor). Sedangkan atlet yang berpartisipasi sebanyak 6.346 orang dan 1.864 official.

Mereka tak hanya beradu di venue di Solo saja. Namun juga sejumlah daerah sekitarnya. “Ada di Surakarta, Sukoharjo, Boyolali, Karanganyar, Wonogiri, Sragen, Blora, Magelang dan Kota Semarang,” tandasnya.

KONI Jateng juga sudah mempersiapkan jaminan keselamatan bagi para atlet dan official melalui penekenan nota kesepahaman dengan BPJS. Mereka bakal tercover premi BPJS untuk berjaga-jaga jika terjadi kecelakaan yang berujung cidera selama kompetisi berjalan.

(gul/JPC)