Fakta-Fakta Bongkar Pasang Direksi Bulog, Posisi Dirut Aman?

JAKARTA – Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) telah melakukan perombakan direksi di Perusahaan. Menteri BUMN Rini Soemarno mengganti beberapa direksi mulai dari PTPN VIII hingga Perum Bulog pada Rabu 10 Oktober 2018 kemarin di kantor Kementerian Badan Usaha Milik Negara.

Berikut fakta-fakta perombakan bos-bos Perum Bulog yang dirangkum Okezone, Minggu (14/10/2018)

BERITA TERKAIT +

1. Pemberhentian 2 Direktur Perum Bulog Dengan Hormat

Menteri Badan Usaha Milik Negara Rini Soemarno mengukuhkan pemberhentian dengan hormat Andrianto Wahyu Adi sebagai Direktur Komersial dan Febriyanto sebagai Direktur SDM & Umum Perum Bulog.

2. Menteri BUMN Langsung Mengangkat 2 Direktur Yang Baru

Melansir keterangan Kementerian BUMN, Rabu (10/10/2018), selaku wakil pemerintah sebagai pemilik modal Perusahaan Umum (Perum) Bulog, Rini mengangkat Bagya Mulyanto sebagai Direktur SDM dan Umum.

Baca Juga: Go International, Inka hingga KAI MoU dengan 5 Perusahaan Besar Eropa

Adapun, penyerahan Salinan Keputusan Menteri BUMN Nomor: SK-267/MBU/10/2018 ini dilakukan oleh Deputi Bidang Usaha Industri Agro dan Farmasi Kementerian BUMN Wahyu Kuncoro dan dihadiri oleh jajaran Dewan Pengawas dan Direksi Perum Bulog serta pegawai Kementerian BUMN di Kantor Kementerian BUMN.

(Foto: Direksi Pelindo III)

Kemudian Menteri BUMN Rini Soemarno juga mengangkat Judith Jubilina Dipodiputro sebagai Direktur Komersial Perum Bulog.

Asal tahu saja, Bagya Mulyanto sebelumnya menjabat sebagai Direktur Utama PT Perkebunan Nusantara VIII yang merupakan anggota holding BUMN Perkebunan. Sedangkan Judith Jubilina Dipodiputro sebelumnya menjabat sebagai Staf Khusus II Menteri BUMN yang bertugas memantau dan mengevaluasi kebijakan pembiayaan dan pelaksanaan belanja modal (capex) BUMN serta kebijakan inisiatif strategis BUMN.

Baca Juga: Membongkar Rapor BUMN Tambang, Siapa yang Jadi Juara?

3. Jabatan Baru untuk Mantan Direktur Umum dan SDM Perum Bulog

Menteri Badan Usaha Milik Negara Rini Soemarno mengangkat Febriyanto yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur SDM dan Umum Perum Bulog sebagai Direktur Utama PT Pertani (Persero). Hal tersebut dilakukan usai Dirut yang lama Wahyu ditunjuk sebagai pimpinan di PTPN VIII.

(Foto: Direksi Pertamina)

Seperti terungkap dalam keterangan tertulis Kementerian BUMN, Rabu (10/10/2018), dalam Rapat Umum Pemegang Saham perseroan, Rini mengangkat juga Lalan Sukmaya sebagai Direktur Operasional Pertani.

Adapun, penyerahan Salinan Keputusan Menteri BUMN Nomor: SK-269/MBU/10/2018 ini dilakukan oleh Deputi Bidang Usaha Industri Agro dan Farmasi Kementerian BUMN Wahyu Kuncoro dan dihadiri oleh jajaran Dewan Komisaris dan Direksi Pertani serta pegawai Kementerian BUMN di Kantor Kementerian BUMN.

 (Feb)

(rhs)