Atlet Anggar Kursi Roda Ini Bagikan Kisah Perjuangannya Menjadi PNS

JawaPos.com – Menjadi pegawai negeri sipil (PNS) merupakan salah satu impian Elih yang akhirnya dapat tercapai. Atlet yang berhasil meraih medali perunggu dalam cabang olahraga anggar kursi roda nomor beregu putri sabre di Asian Para Games 2018 itu mengaku senang atas pencapaiannya.

Setahun sebelum Asian Para Games 2018 berlangsung, Elih mengaku dia sudah melamar ke beberapa instansi pemerintah melalui jalur penyandang disabilitas. Elih mulai melamar menjadi PNS tahun 2017 lantaran kontrak kerjanya di perusahaan swasta tempat ia bernaung dulu sudah habis.

Namun hal tersebut tidak berlangsung mulus. Elih sempat down karena lamaran yang dikirimnya ke beberapa instansi pemerintahan tidak dibalas. Elih juga dinyatakan tidak lolos seleksi di beberapa instansi lainnya.  Namun hal tersebut tidak memutuskan harapannya. Dia terus berdoa dan mencoba peruntungannya sembari terus berlatih di pelatnas anggar kursi roda.

Asian Para Games 2018, INAPGOC, Kemenpora, Indonesia, ElihInfografis Asian Para Games 2018 (Kokoh Praba Wardani/JawaPos.com)

“Aku apply, cuma masih belum ada kabar. Kemudian ada sekeksi pelatnas, aku mendaftar. Kemudian ada pengumuman ketika menjelang pertandingan dan aku katanya lolos ke seleksi Kementerian Perhubungan. Tapi kondisi aku dalam posisi bertanding di Asian Para Games 2018,” ujar atlet asal Jawa Barat itu di Gedung Kementerian Perhubungan, Jakarta, Selasa (16/10).

Pengumuman tersebut membuat semangat Elih kian terlecut. Bersama kawan-kawannya, Elih dengan gigih berusaha terus untuk mencapai hasil terbaik di Asian Para Games 2018. Medali perunggu pun berhasil ia raih.

“Alhamdulilah aku bisa diterima di Kementerian Perhubungan dan bisa bekerja sebagaimana mestinya sesuai dengan kemampuan yang aku terima. Itu aku bersyukur banget,” ucap perempuan yang akan bekerja di Divisi Angkutan dan Multimoda itu.

Dengan masuknya dalam Kementerian Perhubungan, Elih ingin dapat memberikan sumbangsih langsung terhadap masyarakat difabel lainnya dalam persoalan transportasi.

(mat/JPC)