uncategorized

KPK Diminta tak Tebang Pilih Jerat Nama Besar di Century

Jakarta: Nadia Mulya, putri mantan Deputi Bank Indonesia Budi Mulya kembali menyambangi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kedatangan Nadia untuk mengingatkan janji KPK yang bakal segera menuntaskan kasus Century.

“Saya ke sini sebagai pengingat saja bahwa memang kasus ini sampai dengan sekarang Bapak saya sudah dipenjara hampir lima tahun belum ada kemajuan juga,” kata Nadia di Gedung KPK, Jakarta, Rabu, 19 September 2018.

Nadia yang didampingi Koordinator Masyarakat Antikorupsi Indonesia (Maki) Boyamin Saiman meminta KPK tidak tebang pilih dalam menangani kasus tersebut. Lembaga Antikorupsi diminta segera menjerat dan menghukum pihak-pihak yang terlibat setimpal dengan hukuman ayahnya.

“Siapa pun yang memang terbukti bersalah ya harus ditindak,” tandas dia. 

Nadia yakin kasus Century tak hanya melibatkan sang ayah seorang. Dia membandingkan kasus yang telah merugikan uang negara hingga Rp8 triliun itu dengan kasus suap Malang karena menjerat 45 anggota DPRD Malang.

Padahal, kata Nadia, ayahnya dihukum hanya karena menjalankan perintah dari Boediono yang saat itu menjabat sebagai Gubernur Bank Indonesia dengan disposisi kepada Deputi Gubernur Bidang 6 Pengawasan Bank Umum dan Bank Syariah, Siti Chalimah Fadjrijah (alm) terkait pemberian fasilitas pendanaan jangka pendek (FPJP) Bank Century dan penetapan Bank Century sebagai bank gagal berdampak sistemik.

Atas hal itu, Nadia menilai, pihak-pihak yang memberi perintah atau mastermind kasus Century ini seharusnya dihukum lebih berat ketimbang ayahnya. “Jadi kalau menurut saya, seorang pelaksana saja bisa kena (hukuman) 15 tahun, seharusnya mastermind-nya harusnya kenanya lebih berat,” ucap dia.

(Baca juga: SBY Diminta Berani Desak KPK soal Kasus Century)

Nadia juga sempat menyinggung artikel media daring internasional, Asia Sentinel yang baru-baru ini mengunggah artikel berjudul “Indonesia’s SBY Government: Vast Criminal Conspiracy” Pemerintahan SBY: Konspirasi Kriminal Terbesar).

Dalam artikel itu, penulis memuat investigasi kasus Bank Century. Hasilnya, terungkap pencurian uang negara mencapai USD12 miliar melalui perbankan internasional.

Dalam artikel disebutkan ada 30 pejabat negara yang ikut dalam skema jahat tersebut, termasuk Presiden ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Penulis juga mengungkap bahwa pada berkas gugatan Weston Capital Internasional, Bank Century menjadi awal konspirasi kriminal untuk merampok uang wajib pajak di Indonesia.

Menurut mereka, terdapat konspirasi atau rekayasa saat pemerintah menetapkan Century sebagai bank yang gagal pada tahun 2008. Asia Sentinel ini juga menyebut bahwa Bank Century sebagai ‘bank SBY’ untuk menggambarkan adanya konspirasi seputar pendirian dan kebangkrutan Bank Century.

Sebab, bank itu menjadi medium penyimpanan dana gelap yang dikuasai Partai Demokrat. Nadia menilai artikel itu pukulan telak terhadap KPK.

Menurut Nadia, Lembaga Antirasuah harus melanjutkan kasus ini untuk menciptakan kepastian hukum atas nama-nama yang selama ini disebut terlibat. Termasuk nama Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang disebut dalam artikel Asia Sentinel.

“Kalau tidak benar ya artinya memang harus dipulihkan nama baik beliau tapi kalau memang benar harus dibuktikan baru namanya hukum di Indonesia itu nggak tebang pilih,” pungkas dia.
 
(Baca juga: MAKI Kembali Gugat Praperadilan Kasus Century)

(REN)

Hujan bantu padamkan kebakaran hutan Gunung Ciremai

Cirebon, Jabar (ANTARA News) – Hujan yang mengguyur kawasan Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, ikut membantu memadamkan api yang membakar hutan Gunung Ciremai yang terjadi sejak Selasa (18/9) siang.

“Pagi tadi turun hujan di lokasi yang terbakar dan ini tentu sangat membantu proses pemadaman,” kata Humas Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC), Agus Yudantara di Kuningan, Rabu.

Menurut dia, hujan yang terjadi cukup deras itu membuat api yang membakar kawasan hutan Gunung Ciremai cepat padam.

Selain itu, juga ada peran para sukarelawan yang berupaya untuk memadamkan api, meskipun dengan alat seadanya, seperti menggunakan jet shooter, cangkul, golok, garu dan membuat sekat belukar.

“Peristiwa kebakaran di kawasan TNGC tersebut diketahui oleh masyarakat sekitar pada Selasa (18/9) siang sekitar pukul 12.30 WIB,” ujarnya.

Kebakaran yang melanda kawasan hutan TNGC, saat ini sudah berhasil dipadamkan. “Pukul 17.00 WIB api sudah padam dan titik kepulan asap sudah tidak ada,” katanya.

Kebakaran itu, kata Agus, menghanguskan kurang lebih sekitar 94,2 hektare kawasan hutan TNGC yang berupa semak belukar dan alang-alang.

Untuk mencegah terjadinya kebakaran pihak TNGC kata Agus, selalu patroli darat gabungan baik berjalan kaki maupun motor.

“Kami juga melakukan penyuluhan kepada masyarakat berbatasan dan para pendaki,” tuturnya.

Baca juga: Gunung Ciremai kembali terbakar

Pewarta:
Editor: Zita Meirina
COPYRIGHT © ANTARA 2018

POKERCEBAN : Agen Judi POKER Online Indonesia Terbaik 2018 dan terpercaya yang menggunakan uang asli sebagai taruhan dalam permainan judi live poker online terbaru.

Teco: Persija Sudah Siap untuk Hadapi Persib

JAKARTA – Pelatih Persija Jakarta, Stefano Cugurra Teco, mengklaim bahwa timnya sudah sangat siap untuk melakoni pertandingan big match melawan Persib Bandung dalam laga lanjutan Liga 1 2018, Minggu 23 September 2018 sore WIB. Teco merasa isu perubahan jadwal yang sempat terdengar beberapa waktu yang lalu, diakuinya tak menganggu kesiapan tim Macan Kemayoran –julukan Persija– sama sekali.

Seperti yang diketahui, sempat beredar kabar bahwa pertandingan antara Persib vs Persija akan diundur menjadi Selasa 25 September 2018. Akan tetapi, Teco yang mendengar kabar tersebut mengaku tidak terlalu merasa resah, ia justru mengklaim bahwa skuad Persija siap bertanding kapan pun. Sekalipun jika jadwal tersebut tetap berlangsung di Minggunya.

BERITA TERKAIT +

Baca Juga: Sebanyak 34.000 Tiket Disiapkan untuk Laga Persib vs Persija

Keputusan Teco untuk menyiapkan skuad Persija lebih awal pun ternyata membuahkan hasil. Pasalnya, kabar terbaru mengatakan bahwa laga Persib vs Persija akan tetap dilakukan sesuai jadwal, yakni pada Minggu 23 September 2018, namun waktu kick-off nya saja yang dipercepat menjadi pukul 15.30 WIB.

Mendengar kabar baru tersebut, Teco mengaku sedikit lega. Selain timnya yang sudah sangat siap, baik dari pemain baru dan lama, pelatih asal Brasil itu juga senang karena jadwal pertandingan tersebut membuat jarak laga Persija selanjutnya jadi tidak berdekatan.

“Sekali lagi, saya (sudah) membuat program latihan hari ini untuk pertandingan Minggu. Waktu ada keputusan main Minggu, kita udah siap. Pemain juga sangat konsentrasi serta fokus untuk bermain pada hari Minggu. Termasuk tentunya pemain baru baik asing maupun lokal juga sudah kami ceritakan bagaimana saat bermain disana. Dimana harus dibutuhkan mental yang kuat,” ungkap Teco, seperti diwartakan laman resmi Persija, Rabu (19/9/2018).

“Selasa terlalu dekat lawan Perseru Serui. Buat kami tidak bagus. Kami juga inginnya main Minggu mengingat dua hari tidak cukup recovery pemain,” tutup pelatih berusia 44 tahun itu.

(RNR)

KPK tak Bisa Asal Gunakan Pasal TPPU

Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengakui jarang menggunakan Undang-Undang Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) saat mengusut kasus korupsi. Bukan karena setengah hati, KPK berdalih menerapkan suatu kasus sebagai TPPU tidak sesederhana mengusut kasus suap atau gratifikasi.

“KPK harus menemukan bukti kuat terlebih dulu baru masuk TPPU, itu standar saja dan KPK selalu hati-hati dalam kasus yang kami tangani,” ujar juru bicara KPK Febri Diansyah dalam Prime Talk Metro TV, Selasa, 18 September 2018.

Febri mengatakan meski jarang terekspos, penerapan pasal TPPU berjalan sebagaimana mestinya. Bahkan sudah banyak penyelenggara negara yang dikenakan TPPU bersamaan dengan pengusutan kasus korupsi atau suap.

Menurut Febri KPK bisa saja langsung menerapkan pasal TPPU dalam penyelidikan. Namun sering kali pihaknya mengumpulkan bukti terlebih dulu untuk menjaga prinsip kehati-hatian dalam mengusut kasus korupsi.

“Yang kami lakukan tentu mengacu pada UU Nomor 30 Tahun 2002 dan UU Nomor 8 Tahun 2010. Ketika KPK sebagai penyidik tindakan asal menyidik dugaan korupsi dan di dalam proses penyidikan ditemukan TPPU baru kami lakukan penelusuran,” kata dia.

Prinsip kehati-hatian, ungkap Febri, menjadi dasar bagi KPK menerapkan TPPU. Sebab, KPK tak memiliki kewenangan mengeluarkan surat penghentian penyidikan kecuali ada pembatalan atau perintah pengadilan untuk menghentikan.

“Kehati-hatian ini untuk menjaga keseimbangan dan memaksimalkan aset recovery dari TPPU, selain ada kepastian hukum yang kami jaga. Kami memahami masukan kepada KPK tapi kami tetap melihat fakta dan bukti tidak bisa hanya berdasar pada logika secara umum,” jelas dia.

Lain hal dengan KPK, Pakar Hukum TPPU Yenti Garnasih menilai komisi antirasuah bisa langsung menerapkan TPPU saat mulai mengusut kasus korupsi, tak perlu menunggu bukti-bukti. Menurut dia seluruh aliran dana korupsi pasti memuat unsur TPPU.

“Kalau korupsi dulu kemudian TPPU itu tidak strategis, harusnya bersamaan dan pasti ada aliran dana korupsi tidak mungkin tidak ada TPPU-nya,” ungkap dia.

Yenti memahami KPK berhati-hati dalam mengusut kasus-kasus korupsi namun bukan berarti mengabaikan hal yang tak kalah penting. Ia bahkan membandingkan KPK dengan kepolisian yang jauh lebih mampu menerapkan pasal TPPU secara bersamaan ketika mengusut kasus korupsi.

“Dan harus dipahami betul dulu filosofi munculnya TPPU itu untuk membantu kalau pengungkapan kejahatan korupsi sulit. Aturan ini bisa digunakan ketika penegak hukum menelusuri aliran dana,” jelas dia.

(MEL)

Dian David Tidak Terganggu dengan Label Atlet Tua

JawaPos.com – Usia bukan halangan bagi atlet tenis meja difabel, Dian David Michael Jacobs untuk bersaing dengan pemain-pemain muda. Sebaliknya dia justru dapat bersaing dan memberikan penampilan terbaiknya.

Saat ini Dian berumur 41 tahun. Kendati demikian, label tua tidak serta-merta menghalanginya untuk terus aktif di olahraga ini. Dian mengaku tetap semangat bermain dan hal tersebut bisa terjadi karena dia rajin menjaga kebugaran tubuhnya.

“Saya jaga pola makan saja. Kemudian saya tetap latihan walaupun ada pelatnas maupun tidak,” ucapnya di Citibank Tower, SCBD, Jakarta.

Meski demikian, Dian mengaku kemampuan yang dimilikinya tidak sebagus saat ia masih berusia muda. Tetapi dengan bekal pengalaman, dia mampu mengatasi permasalahan tersebut.

“Permainan memang memiliki penurunan secara kecepatan dan kekuatan. Tetapi makin ke sini makin dewasa,” jelasnya.

“Intinya dari pengalaman kita bisa cepat lihat kelemahan lawan. Dari speed saya tidak bisa seperti dulu, tapi memahami permainan kini sudah lebih bagus,” tambahnya.

Alhasil dalam tiap pertandingan, Dian dapat bermain lebih tenang. Dia mampu membaca permainan lawan dan dapat dengan cepat memutuskan langkah yang diambil saat menghadapinya.

“Misal serangan dia cepat ya usahain serang duluan. Atau kita bisa mainkan bola jauh dari posisi dia,” tutupnya.

(mat/JPC)

Usai Ludahi Lawan, Douglas Costa Diskorsing 4 Pertandingan

JawaPos.com – Komisi Disiplin Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) menjatuhi hukuman untuk Douglas Costa. Winger Juventus tersebut dilarang tampil dalam empat pertandingan Seria A karena terbukti meludahi pemain Sassuolo, Federico Di Francesco.

Hal itu terjadi saat Sassuolo bertamu ke markas Juventus, 16 September 2018 lalu. Dalam tayangan ulang, Costa terlihat meludah tepat ke wajah Di Francesco.

Setelah menerima bukti-bukti yang kuat, FIGC akhirnya memberi hukuman kepada sang pemain. Dengan begitu, Costa tak bisa tampil saat Juventus menghadapi Frosinone, Bologna, Napoli, dan Udinese. Costa diperbolehkan bermain lagi saat I Bianconeri menghadapi Genoa, 20 Oktober 2018 mendatang.

Juventus, Douglas Costa, Di Francesco, Juventus, SassuoloDouglas Costa terlibat cekcok yang berujung aksi meludahi wajah Di Francesco (Twitter)

Saat dimintai keterangan, Costa mengaku kesal karena mendapat tindakan kasar saat duel memperebutkan bola. Pemain kebangsaan Brasil itu juga mendengar ejekan dari Di Francesco.

Namun penyerang Sassuolo itu membantah tuduhan Costa. Dirinya mengaku tidak mengatakan apapun yang terkait pelcehan.

“Saya merasa disudutkan. Saya pemain yang tidak membenarkan perilaku pelecehan rasis. Ini hanya imajinasi orang-orang,” tegas Di Francesco.

Selain Costa, FIGC juga memberi hukuman kepada Gian Piero Gasperini. Pelatih Sassuolo itu dilarang mendampingi timnya dalam satu pertandingan karena melontarkan kalimat kasar kepada wasit.

(bep/JPC)

Gerakan #bersihkanindonesia dorong Indonesia berdaulat energi

Jakarta (ANTARA News) – Masyarakat sipil melalui gerakan #BersihkanIndonesia menginginkan calon presiden dan wakil presiden dalam Pemilu 2019 yang mendorong komitmen Indonesia berdaulat energi dan dituangkan dalam visi, misi, dan kampanye, kata Direktur Pusat Riset Energi Asia Adhityani Putri. 

“Gerakan #BersihkanIndonesia merupakan gerakan masyarakat sipil, aksi moral nonpartisipan yang ingin mengajak semua elemen yang akan  berpartisipasi di pemilihan presiden dan legislatif pada 2019 untuk  mengusung visi dan misi yang dapat mengayomi tuntutan terkait masa depan energi Indonesia,” kata Direktur Center for Energy Research Asia itu dalam acara peluncuran gerakan #BersihkanIndonesia Jakarta Pusat, Rabu. 

Ia menuturkan gerakan itu lahir dari keresahan karena melihat kebijakan-kebijakan sistem energi dan ketenagalistrikan Indonesia belum mencerminkan beberapa hal penting, antara lain belum mencerminakan aspirasi untuk Indonesia yang berdaulat energi, belum mencerminkan tujuan yang berpihak pada manusia dan lingkungan hidup, belum mengusung sistem energi dan ketenagalistrikan yang bersih.

Adhityani mengatakan gerakan itu terbuka bagi organisasi maupun individu lain yang ingin bergabung. Gerakan #BersihkanIndonesia akan meluncurkan kampanye-kampanye luar dan dalam jaringan untuk mendorong Indonesia beralih dari energi kotor ke energi bersih, yakni energi baru dan terbarukan. 

“Kami akan luncurkan website #BersihkanIndonesia dan berbagai kanal media sosial,” ujarnya.

Koordinator Jaringan Advokasi Tambang (Jatam) Merah Johansyah mengatakan hingga saat ini belum menemukan diskursus tentang kedaulatan energi dan keselamatan lingkungan hidup dari para bakal calon presiden dan wakil presiden dalam Pemilihan Umum 2019.

“Kami menantang seluruh pihak yang terlibat dalam momentum pemilihan presiden dan legislatif di 2019 untuk membicarakan masalah lingkungan hidup dan energi,” ujar dia. 

Direktur Eksekutif Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Nur Hidayati menginginkan para kandidat dalam Pemilihan Presiden 2019 memiliki komitmen untuk mengusung transisi energi Indonesia ke energi terbarukan. 

“Kami ingin melihat di dalam visi dan misi calon presiden dan wakil presiden ada poin-poin yang menunjukkan langkah jelas dan sistematis akan melakukan pemulihan ekologis akibat diaplikasikannya batu bara dan energi fosil lainnya,” kata dia. 

Gerakan #BersihkanIndonesia merupakan aksi moral bersama untuk perubahan sistematis dan terstruktur dalam pilihan energi di Indonesia, yang didukung 32 organisasi masyarakat sipil, yakni Center for Energy Research Asia, Aksi Ekologi dan Emansipasi Rakyat, Greenpeace Indonesia, Hutan Kita Institute, Indonesian Center for Environmental Law, Jaringan Advokasi Tambang, Jejaring Sumatera Terang untuk Energi Bersih, Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia, Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi). 

Selain itu, Auriga Nusantara, G-CinDe (Gerakan Cinta Desa) Jambi, Indonesia Corruption Watch (ICW), Institute for Essential Services Reform (IESR), Kanopi Bengkulu, Kelopak Bengkulu, Koaksi Indonesia, Koalisi Perempuan Indonesia Sumatera Utara, Lembaga Tiga Beradik (LTB) Jambi, Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Bandung, LBH Pekanbaru.

Selain itu, Walhi Jawa Barat, Walhi Jawa Tengah, Walhi Kalimantan Selatan, Walhi Sumatera Selatan, Perkumpulan Pembela Lingkungan Hidup (P2LH) Aceh, Publish What You Pay Indonesia, PUPA Bengkulu, Sajogyo Institute, Serikat Mahasiswa untuk Rakyat (SMuR) Aceh, Trend Asia, Yayasan Srikandi Lestari, Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) dan 350.org Indonesia.

Baca juga: Pemerintah turunkan target bauran pembangkit Energi Baru Terbarukan
Baca juga: Energi bersih jadi fokus peningkatan rasio elektrifikasi nasional

Pewarta:
Editor: Dewanti Lestari
COPYRIGHT © ANTARA 2018

POKERCEBAN : Agen Judi POKER Online Indonesia Terbaik 2018 dan terpercaya yang menggunakan uang asli sebagai taruhan dalam permainan judi live poker online terbaru.

Polri: 7 Orang Ditangkap Terkait Penyebar Hoaks di Gedung MK

JAKARTA – Polisi masih terus melakukan pengembangan terkait kasus penyebaran berita bohong atau Hoaks soal demo mahasiswa ricuh di depan Gedung Mahkamah Konstitusi (MK). Saat ini, sudah ada tujuh orang yang ditangkap aparat penegak hukum.

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo menjelaskan, tujuh orang yang disinyalir kuat merupakan pelaku penyebaran Hoax tersebut ditangkap di tempat dan waktu yang berbeda.

BERITA TERKAIT +

Tujuh tersangka itu adalah Gun Gun Gunawan, Suhada Al Syuhada Al Aqse, Muhammad Yusuf, Nugrasius, Syahid Muhammad Ridho, Kharis Muhamad Apriawan, dan Irwansyah.

“Sudah tujuh orang diamankan,” kata Dedi di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (19/9/2018).

 hoax

Dari ketujuh tersangka tersebut, satu orang tersangka ditahan atas nama Suhada yang merupakan anggota Front Pembela Islam (FPI). Sementara enam tersangka lainnya masih dalam pendalaman.

Para tersangka, kata Dedi, akan menjalani proses hukum di wilayah masing-masing. Sebab, para tersangka tersebar di beberapa wilayah.

“Baru satu yang ditahan atas nama SA. Yang bersangkutan ditahan di Polda Metro. Yang enam lainnya masih dalam pendalaman,” tutur dia.

 hoax

Mengenai alasan mengapa hanya satu orang yang ditahan, Dedi menyebutkan bahwa dari hasil penyidikan tersangka berinisial SA diketahui orang yang pertama mengunggah berita hoaks.

“SA yang pertama memviralkan kejadian itu. Berapa ribu kali dia menyebarkan. 5.800 kali menyebarkan video hoaks. Dia ambil di berita, dipotong-potong, kasih narasi. Lalu ditambahin kata-kata,” ucap Dedi.

Dedi menjelaskan, pihaknya masih mempelajari apakah ada keterkaitan para tersangka. Sampai saat ini belum diketahui apakah para tersangka memiliki keterkaitan atau saling kenal.

“Masih didalami, sekaligus menyelidiki masalah keterkaitan tujuh orang ini,” tutup Dedi.

(wal)

Unggul 67 Poin dari Dovizioso, Marquez: Kejuaraan Belum Selesai

Jakarta – Di sepertiga akhir kompetisi, rider Repsol Honda Marc Marquez masih unggul jauh dari rival terdekatnya, Andrea Dovizioso. Meski begitu, Marquez enggan jemawa.

Sukses Marquez finis kedua di MotoGP San Marino mengukuhkan posisinya di puncak klasemen sementara. Dengan 221 poin, pebalap Spanyol itu unggul 67 poin dari Dovizioso dan 70 poin dari Valentino Rossi di posisi ketiga.

Di sisi lain, kejuaraan tinggal menyisakan enam seri lagi. Tidak bisa dipungkiri, Marquez nyaris mustahil bisa dihentikan untuk meraih titel juara dunia MotoGP kelimanya atau ketiga secara berturut-turut.


Situasi ini berbeda pada 2017. Ketika itu Dovizioso mampu menyaingi Marquez sampai balapan terakhir, kendati pada akhirnya harus merelakan gelar juara melayang ke pebalap Spanyol itu.

“Pada tahun lalu aku dan Andrea memiliki poin yang sama di tahap musim ini, tapi sekarang aku memiliki keunggulan signifikan,” Marquez mengatakan dikutip GPOne. “Tapi bukan berarti kejuaraan sudah berakhir, faktanya justru kebalikannya.”

“Kami mesti meneruskan bekerja untuk menemukan sesuatu yang memungkinkan kami secepat pebalap-pebalap Ducati, karena mereka terlihat kompetitif di setiap lintasan.”

MotoGP akan bergulir di Aragon, akhir pekan ini. Peluang Marquez meneruskan tren finis di podium, menyusul rekor bagus di lintasan itu.

Marquez menang di tiga dari delapan edisi MotoGP Aragon, termasukdi dua tahun terakhir. Untuk menghormati pencapaian itu, penyelenggara bahkan menjadikan Marquez sebagai nama di sebuah tikungan.

“Aku tidak sabar untuk balapan di salah satu trek favoritku. Tahuun ini mereka bahkan mendedikasikan sebuah tikungan untukku,” Marquez menambahkan.

Simak Juga ‘Panas! Rossi Tolak Jabat Tangan Marquez Saat Jumpa Pers’:

[Gambas:Video 20detik]

(rin/din)
Cara DAFTAR POKER Domino Qiu Qiu Capsa Susun Online Indonesia di Situs Agen Judi Terpercaya Assosiasi Resmi Dewapoker IDN Bank BCA, BNI, BRI dan Mandiri.

Kejuaraan Dunia Panjat Tebing, Aspar Masih Waspadai Tiongkok dan Iran

JawaPos.com – Atlet panjat tebing putra Indonesia Aspar Jailolo menuturkan, ia sudah bisa memetakan sedikit kekuatan-kekuatan lawannya di Kejuaraan Dunia Panjat Tebing 2018 nanti. Lawan-lawan beratnya adalah atlet yang sudah ia hadapi di Asian Games 2018 kemarin.

“Kemarin sebenarnya Asian Games itu bisa dibilang sebagai kejuaraan dunia mini. Soalnya, juara-juara dunia itu banyak dari Tiongkok dan Iran. Kalau di Asia, mereka adalah pesaing terberat,” kata Aspar yang akan turun di nomor speed.

Selain Tiongkok dan Iran, Aspar menjelaskan bahwa pesaing dari negara-negara Eropa juga tidak bisa dipandang sebelah mata.

“Dua negara Eropa yang paling berat itu dari Prancis dan Rusia,” papar Aspar.

Untuk diketahui, tiga atlet panjat tebing Indonesia yakni Aries Susanti Rahayu, Puji Lestari dan Aspar Jailolo mendapatkan undangan dari Federasi Panjat Tebing Internasional untuk mengikuti Kejuaraan Dunia Panjat Tebing. Event tersebut akan berlangsung di Anshun, Guizhaou, Tiongkok pada 21-22 September 2018.

(isa/JPC)

Titik panas Sumatera turun drastis

Banda Aceh (ANTARA News) – Jumlah titik panas indikator kebakaran hutan dan lahan di wilayah Sumatera pada Rabu turun drastis menjadi dua dari 58 titik panas yang kemarin dideteksi satelit  menurut data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

“Pagi ini cuma ada dua hotspot (titik panas) di Sumatera, sedangkan di Aceh nihil,” kata Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Stasiun Blang Bintang, Aceh, Zakaria Ahmad, di Aceh Besar, Rabu.

“Cuaca di wilayah Aceh sedang masa transisi ke musim penghujan, sehingga minim titik panas. Kondisi ini, belum berlaku bagi provinsi lain di Sumatera,” ia menambahkan.

Zakaria mengatakan dua titik panas yang tersisa ada di wilayah Riau dan Sumatera Selatan.

Sementara kemarin, 58 titik panas masih terdeteksi di tujuh provinsi yang ada di Sumatera, yakni Riau, Sumatera Barat, Jambi, Sumatera Selatan, Bengkulu, Bangka Belitung, dan Lampung.

Baca juga: BPPT kembangkan sistem pemeringkatan bahaya kebakaran gambut
Baca juga: Kebakaran hutan di gunung Sumbing meluas

 

Pewarta:
Editor: Maryati
COPYRIGHT © ANTARA 2018

POKERCEBAN : Agen Judi POKER Online Indonesia Terbaik 2018 dan terpercaya yang menggunakan uang asli sebagai taruhan dalam permainan judi live poker online terbaru.

PSG Evaluasi Kekalahan 2-3 dari Liverpool

LIVERPOOL – Pelatih Paris Saint-Germain (PSG), Thomas Tuchel, mengungkapkan evaluasi terhadap timnya usai mengalami kekalahan dari Liverpool di laga perdana Grup C Liga Champions 2018-2019. Bermain di Stadion Anfield, Rabu (19/9/2018) dini hari WIB, PSG menyerah dengan skor 2-3.

Tuchel mengakui timnya memang masih kurang dalam melakukan tekanan yang membuat Liverpool akhirnya bermain sedikit nyaman. Meski telah memasang tiga striker terbaiknya yakni Edison Cavani, Neymar Jr, dan Kylian Mbappe, tetapi ketiganya masih belum mengantarkan PSG meraih poin pada laga perdana tersebut.

BERITA TERKAIT +

Liverpool vs PSG (Foto: Reuters)

Mbappe pun menjadi satu-satunya pemain depan PSG yang mencetak gol pada laga tersebut. Sementara satu gol lainnya dicetak Thomas Meunier yang menjadi gol pembuka bagi Les Parisiens –julukan PSG- di babak pertama.

Baca juga Tuchel: PSG Tidak Pantas Kalah dari Liverpool

“Kami harus bermain dengan lebih banyak agresi ke depan, tetapi ini adalah pertandingan pertama saya (bersama PSG di Liga Champions). Kami harus meningkatkan kami dengan tiga pemain depan kami sehingga kami dapat membuat perbedaan dalam pertandingan ketat selevel ini,” ungkap Tuchel, mengutip dari laman resmi UEFA, Rabu (19/9/2018).

Liverpool vs PSG (Foto: Reuters)

Selain itu, Tuchel juga optimis para pemainnya akan bisa melakukan perbaikan diri pada laga berikutnya melawan Crvena Zvezda. Terlebih kepada Mbappe yang menunjukkan kemampuan terbaiknya pada laga melawan Liverpool.

“Saya memiliki keyakinan mereka akan dapat melakukannya pada pertandingan yang akan datang. Mbappe memiliki peluang bagus untuk meningkat. Seperti Neymar, dia selalu berbahaya. Itu adalah pertandingan yang sangat sulit baginya, tetapi dia selalu menjadi ancaman ketika dia berada di lapangan,” pungkasnya.

(Bad)

Aset Novanto Terancam Disita KPK

Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan bakal menyita aset-aset mantan Ketua DPR RI Setya Novanto. Penyitaan dilakukan untuk membayar sisa uang pengganti kerugian negara atas korupsi KTP-el, yang belum bisa dilunasi Novanto.

Juru bicara KPK Febri Diansyah menyebut penyitaan aset-aset milik seorang terpidana jelas diatur dalam Pasal 18 Undang-undang Tindak Pidana Korupsi. Di mana Lembaga Antikorupsi berwenang menyita aset terpidana untuk membayar uang pengganti setelah satu bulan inkrah.

“Jadi tentu saja itu yang menjadi pedoman kami ketika memang nanti sudah tidak ada itikad baik, msalnya untuk menggunakan si uang pengganti tentu saja kami akan melakukan penyitaan aset-aset tersebut,” kata Febri di Gedung KPK, Jakarta, Selasa, 18 September 2018.

Menurut Febri, pihaknya bakal memaksimalkan pengembalian uang pengganti Novanto. KPK meminta mantan ketua umum partai Golkar itu bersikap kooperatif dan sesegera mungkin melunasi uang pengganti.

“Jika tidak tentu saja aset-aset yang sudah dipetakan itu akan diproses lebih lanjut,” ujarnya.

Febri berharap pengembalian uang pengganti Novanto menjadi pembelajaran bagi pihak lain khususnya, terpidana korupsi agar mematuhi putusan pengadilan terkait uang pengganti tersebut.

Baca: Novanto Serahkan Dua Bidang Tanah Seharga Rp13 Miliar

“Hal ini juga menjadi pembelajaran bagi pihak lain bahwa keputusan pengadilan termasuk untuk uang pengganti itu menjadi suatu kewajiban yang harus dilakukan oleh terpidana kasus korupsi,” pungkasnya.

Hingga kini, terpidana korupsi KTP-el itu tercatat sudah tiga kali membayar uang pengganti dengan cara dicicil. Pertama, Novanto mengembalikan uang sebanyak Rp5 miliar.

Kedua, pada Mei 2018 lalu Novanto kembali mencicil uang pengganti sebesar USD100.000. Terakhir, Labuksi KPK mengeksekusi uang yang ada di dalam rekening Novanto sebesar Rp1.116.624.197.

Baca: Novanto Kesulitan Kembalikan Kerugian Negara

Pengadilan Tipikor Jakarta telah menjatuhkan vonis 15 tahun penjara kepada Setya Novanto. Selain hukuman pidana penjara, Novanto juga didenda sebesar Rp500 juta subsider 3 bulan kurungan.

Novanto juga dituntut majelis hakim untuk membayar uang pengganti sebesar USD7,3 juta dikurangi uangyang telah dikembalikan Rp5 miliar subsider 2 tahun kurungan. Majelis hakim juga menjatuhkan pidana tambahan berupa pencabutan hak politik Novanto selama 5 tahun.

(DMR)

Utut Adianto Diduga Mengetahui Aliran Suap ke Bupati Purbalingga

Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga Wakil Ketua DPR RI Utut Adianto mengetahui banyak soal aliran suap proyek Purbalingga Islamic Center tahap 2 kepada Bupati nonaktif Purbalingga Tasdi (TSD). Utut diduga memiliki hubungan dekat dengan Tasdi.

“Penyidik mendalami pengetahuan saksi terkait dugaan aliran dana kepada tersangka TSD (Tasdi),” kata juru bicara KPK Febri Diansyah saat di Gedung KPK, Jakarta, Selasa, 18 September 2018.

Utut merupakan anggota DPR dari fraksi PDI Perjuangan yang berasal dari daerah pemilihan (Dapil) VII, meliputi Kabupaten Purbalingga, Banjarnegara, dan Kebumen. Tasdi juga kader PDI Perjuangan, namun dipecat setelah ditangkap KPK.

Usai diperiksa, Utut mengakui Tasdi sebagai koleganya. Bahkan, dalam pemeriksaan penyidik lebih banyak mencecar hubungannya dengan Tasdi.

“Ditanyakan hubungan bagaimana di sana, memang saya dari Purbalingga dapil saya kan Purbalingga, Kebumen dan Banjarnegara,” kata Utut.

Tak hanya itu, Utut juga membela Tasdi yang telah menyandang status tersangka. Utut menyebut Tasdi orang baik dan loyal terhadap partai meski diduga telah menerima suap.

“Kita sangat bersimpati dengannya, memang dia orang baik tapi ada kekeliruan jalan,” pungkasnya.

KPK sebelumnya menetapkan Bupati Purbalingga Tasdi sebagai tersangka. Tasdi diduga kuat menerima suap senilai Rp100 juta dari proyek pembangunan Purbalingga Islamic Center tahap 2 dengan nilai proyek Rp22 miliar.

Baca: KPK Cecar Hubungan Wakil Ketua DPR dengan Bupati Purbalingga

Selain Tasdi, Komisi Antirasuah juga menetapkan empat tersangka lain. Mereka di antaranya Kabag ULP Pemkab Purbalingga Hadi Iswanto (HIS) serta tiga orang lain dari pihak swasta yaitu Hamdani Kosen (HK), Librata Nababan (LN), dan Ardirawinata Nababan (AN).

Atas perbuatannya, Tasdi dan Hadi selaku penerima suap dijerat dengan Pasal 12 huruf a atau huruf b atau Pasal 11 dan Pasal 12 B Undang-Undang nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan Undang-Undang nomor 20 Tahun 2001 juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Sementara, Hamdani, Librata, dan Ardirawinata sebagai pemberi suap dijerat dengan Pasal 5 ayat 1 huruf atau huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan Undang-Undang nomor 20 Tahun 2001 juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

(DMR)

Presiden Barca Jelaskan Sebab Juventus Jadi Favorit di Liga Champions

BARCELONA – Gelaran kompetisi Liga Champions 2018-2019 telah resmi dimulai. Pada perhelatan kali ini, Presiden Barcelona, Josep Bartomeu, menilai kalau timnya bukanlah favorit utama untuk meraih gelar juara. Pria asal Spanyol itu justru menyebut Juventus yang menjadi kandidat kuat pemenang Liga Champions musim ini.

Hal tersebut tentunya tak lepas dari keberhasilan Juve merekrut megabintang Real Madrid, Cristiano Ronaldo, pada bursa transfer musim panas 2018. Menurutnya, kehadiran Ronaldo akan membuat Juve tampil gemilang di Liga Champions. Terlebih lagi, pemain berjuluk CR7 itu selalu tampil sebagai pencetak gol terbanyak dalam gelaran Liga Champions dalam enam edisi terakhir.

BERITA TERKAIT +

(Baca juga: Menilik Debut Cristiano Ronaldo di Liga Champions Bareng Man United dan Madrid)

Cristiano Ronaldo

Bartomeu menjelaskan bahwa pada bursa transfer musim panas 2018, klub-klub yang diharapkan menjadi favorit juara Liga Champions tidak melakukan pembelian yang sensasional. Hal itulah yang membuat Juve lebih diunggulkan ketimbang tim lainnya, karena mampu menambah kekuatan dengan kedatangan pemain sekelas Ronaldo.

Juventus

“Siapa yang akan memenangkannya? Ini seimbang, terlepas dari Juventus dengan Ronaldo-nya, tidak ada klub lain yang merekrut pemain sensasional. Tidak ada yang ingin menjual pemain terbaik mereka. Mereka melihat hal-hal dalam hal olahraga daripada ekonomi,” jelas Bartomeu, menyadur dari laman resmi Juventus, Rabu (19/9/2018).

“Ronaldo tidak hanya akan meningkatkan Juventus, tetapi Liga Italia secara keseluruhan. Adapun Liga Champions, saya harus mengatakan saya setuju dengan (Lionel) Messi: Juventus bahkan lebih mungkin untuk memenangkannya dengan kehadiran Ronaldo,” ujarnya.

(fmh)

Novanto Serahkan Dua Bidang Tanah Seharga Rp13 Miliar

Jakarta: Mantan Ketua DPR Setya Novanto kembali menyerahkan uang pengganti kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Uang pengganti berupa dua bidang tanah diterima KPK melalui istri Novanto, Deisti Astriani Tagor.

Juru bicara KPK Febri Diansyah mengatakan dua bidang tanah itu terletak di Jatiwaringin, Bekasi, Jawa Barat, dan daerah Cipete, Jakarta Selatan. Nilai jual dua tanah itu seharga Rp13 miliar.

“Jaksa eksekusi KPK diberikan kuasa untuk menerima uang ganti rugi tanah yang berlokasi di Jatiwaringin terkait dengan pembebasan lahan untuk pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung yang melewati tanah Setya Novanto,” kata Febri saat dikonfirmasi, Jakarta, Selasa, 18 September 2018.

Sementara itu, tanah di Cepete, kata Febri, akan dijual Novanto. Hasil penjualannya akan disetor ke rekening KPK sebagai bagian dari cicilan pembayaran uang pengganti.

Selain dua bidang tanah, KPK juga telah menerima surat kuasa pemindahan buku salah satu rekening bank milik Novanto. Selanjutnya, KPK akan mengecek dan memindahbukukan dana di rekening Novanto.

Hingga kini, terpidana korupsi KTP-el itu tercatat sudah tiga kali membayar uang pengganti dengan cara dicicil. Pertama, Novanto mengembalikan uang sebanyak Rp5 miliar.

Kedua, pada Mei 2018 lalu Novanto kembali mencicil uang pengganti sebesar USD100 ribu. Terakhir, Unit Pelacakan Aset, Pengelolaan Barang Bukti dan Eksekusi (Labuksi) KPK mengeksekusi uang yang ada di dalam rekening Novanto sebesar Rp1.116.624.197.

Baca: Novanto-Nazaruddin Bahas Aliran Dana KTP-el di Sukamiskin

Pengadilan Tipikor Jakarta menjatuhkan vonis 15 tahun penjara kepada Setya Novanto. Selain hukuman pidana penjara, Novanto juga didenda sebesar Rp500 juta subsider 3 bulan kurungan.

Novanto juga dituntut majelis hakim untuk membayar uang pengganti sebesar USD7,3 juta dikurangi uang yang telah dikembalikan Rp5 miliar subsider 2 tahun kurungan. Majelis hakim juga menjatuhkan pidana tambahan berupa pencabutan hak politik Novanto selama 5 tahun.

(OGI)

BPBD: Gunung Ciremai masih terbakar

Cirebon, (ANTARA News) – Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, Agus Mauludin mengatakan kebakaran di kawasan hutan Gunung Ciremai saat ini masih berlangsung dan sedang diupayakan dipadamkan.

“Sampai dengan pukul 19.00 WIB api masih menyala mengarah ke timur atau bawah dan barat atau ke atas,” katanya di Kuningan, Selasa.

Menurutnya, kebarakan kawasan hutan Gunung Ciremai pertama kali diketahui masyarakat sekitar pukul 12.30 WIB dan sampai saat ini masih belum bisa dipadamkan.

Lokasi kebakaran di Leuweung Kiara, Ciula, Lemah Neundeut Kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai, Desa Setianegara, Kecamatan Cilimus Kabupaten Kuningan.

Saat ini masih sangat kekurangan personel untuk memadamkan kebakaran di kawasan hutan Gunung Ciremai.

“Sumber daya yang terlibat di lapangan berjumlah 40 orang yang berasal dari unsur BPBD, Satpol PP, TNGC, TNI, Polri, LSM AKAR dan partisipasi masyarakat sekitar,” ujarnya.

Dia menambahkan untuk pemadaman sendiri masih dilakukan secara manual dan langsung yaitu ke titik api dengan menggunakan alat seadanya.

“Pemadaman langsung ke titik api dari arah Selatan dan Timur bawah yaitu dari Desa Linggarjati dan juga Setianegara,” katanya.*

Baca juga: Lereng Gunung Ciremai Kuningan terbakar

Pewarta:
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2018

POKERCEBAN : Agen Judi POKER Online Indonesia Terbaik 2018 dan terpercaya yang menggunakan uang asli sebagai taruhan dalam permainan judi live poker online terbaru.

Jendi Panggabean Siap Buat Stadion Akuatik Bergelora

JawaPos.com – Atlet para renang Jendi Panggabean mengaku sudah tidak sabar melakoni Asian Para Games 2018 yang akan dihelat di Stadion Akuatik Gelora Bung Karno (GBK). Menjalani multi-event besar di negara sendiri, Jendi yakin bisa memenuhi target membawa pulang medali.

Jendi mengaku, Asian Para Games 2018 ada event besar perdananya yang bakal ia lakoni di hadapan publik sendiri. “Karena sebelumnya selalu bertanding di luar negeri. Mudah-mudahan dukungan dari masyarakat bisa memberi semangat untuk kita bertanding nanti,” ujar Jendi, Selasa (18/9).

Jendi menuturkan, ia juga mengapresiasi hasil renovasi Stadion Akuatik yang sudah menjelma menjadi gelanggang renang kelas dunia.

Selain apik, Jendi menuturkan bahwa Stadion Akuatik GBK sudah sangat ramah kepada atlet difabel.

“Kemarin saya sudah coba waktu test event bulan Agustus. Sudah sangat bagus, dan sudah ramah difabel. Semoga bisa (tampil, Red) lebih baik pas main event. Yang sudah ditargetkan dari pelatih mudah-mudahan bisa terlaksana. Target dari pelatih bisa meyumbangkan medali,” ujar perenang berkaki satu itu.

(mat/JPC)